Kemensos Libatkan 902 Taruna TNI dan Akpol untuk Sekolah Rakyat
Kemensos menerjunkan 902 taruna Akademi TNI dan Akpol mendampingi siswa Sekolah Rakyat saat MPLS untuk memperkuat karakter dan disiplin.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X (lima dari kiri) di sela-sela anugerah prestasi kepada 434 orang dari kalangan guru, siswa maupun pembimbing di Gor Amongrogo, Jogja, Rabu (11/12/2019)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY memberikan penghargaan berupa anugerah prestasi kepada 434 orang dari kalangan guru, siswa maupun pembimbing di Gor Amongrogo, Jogja, Rabu (11/12/2019). Penghargaan itu diberikan untuk memotivasi agar guru dan siswa terus meningkatkan prestasinya.
Ratusan guru, siswa dan pembimbing tersebut, masing-masing 15 orang dari sekolah luar biasa (SLB); 19 orang dari tingkat SD; 25 dari SMP; 59 orang dari SMA; 29 orang dari SMK; dan enam orang dari lembaga/sekolah.
Tak hanya itu, untuk bidang kepemudaan ada dua orang yang diganjar penghargaan, masing-masing bidang olahraga 168 orang; serta bidang pendidikan nonformal dan informal sebanyak 13 orang. Adapun guru dan tenaga kependidikan berprestasi ada 18 orang dan pelatih atau pembimbing tercatat 79 orang yang juga mendapatkan penghargaan.
Dari tingkat kejuaraan, pihak yang mendapatkan penghargaan ini sebelumnya berhasil mengharumkan nama DIY, tercatat sebanyak 14 orang pernah juara di level internasional; 312 orang di tingkat nasional; dan 108 di tingkat regional.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan berdasarkan penelitian Programme For International Student Assessment (PISA), pendidikan dasar dan menengah belum mampu menyiapkan siswa berpikir kritis dan analitis serta belum mampu menginspirasi untuk memiliki cita-cita sebagai seorang peneliti.
Padahal tanpa siswa suka meneliti, perguruan tinggi tidak akan bisa memperkuat program riset dan meningkatkan posisinya di dunia internasional. Dampaknya sektor swasta kesulitan berkompetisi karena minim hilirisasi hasil penelitian sains ke industri.
“Meski bidang pendidikan mendominasi pengeluaran sosial, tak berarti sekolah memiliki standar yang dibutuhkan, selain tas punggung siswa menjadi berat karena banyaknya PR-nya, kenyataan sederhana ini dikhawatirkan akan melahirkan generasi bongkok,” ujar Sultan, Rabu.
Sultan mengingatkan pentingnya prestasi, selain berguna untuk meningkatkan potensi diri juga sebagai wujud nyata kualitas dan kuantitas atas usaha seseorang. Prestasi merupakan pengalaman yang bisa menjadi pelajaran berharga untuk masa depan.
HB X menyerahkan sepenuhnya kepada Disdikpora DIY jika ke depan penghargaan serupa akan diberikan di tahun berikutnya. Ia sepakat penghargaan diberikan untuk memotivasi guru dan siswa. “Acara ini kan digelar setiap tahun untuk memberi motivasi. Harapannya prestasi mereka tetap tumbuh,” imbuh Sultan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Bambang Wisnu Handoyo mengakui besarnya potensi sumber daya manusia bermutu yang ada di DIY karena faktanya banyak siswa dan guru yang sudah berprestasi. Mereka ikut berkompetisi tidak hanya di level nasional tetapi juga internasional. “Seperti Guru SLB misalnya, ini luar biasa sangat kami apresiasi, bagaimana mereka berusaha mengajar anak berusaha, ini sudah prestasi luar biasa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemensos menerjunkan 902 taruna Akademi TNI dan Akpol mendampingi siswa Sekolah Rakyat saat MPLS untuk memperkuat karakter dan disiplin.
Dewas KPK mengkaji dugaan pelanggaran etik Staf Administrasi KPK Setya Budi Dias dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang.
Qatar akan mengirim delegasi seni ke Jogja pada Desember 2026 untuk memperingati 50 tahun hubungan Indonesia-Qatar sekaligus membahas kerja sama budaya
BPS mencatat kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 7,45 juta hingga Juni 2026, menjadi capaian tertinggi sejak 2020.
Komdigi akan memanggil YouTube setelah menemukan konten promosi vape yang melibatkan anak di bawah umur dan diduga melanggar aturan
PSS Sleman menggelar Launching Team, Jersey Reveal, dan laga uji coba melawan Kendal Tornado FC di Stadion Maguwoharjo pada 8 Agustus 2026