Urus Paspor Kini Bisa di Gunungkidul, Tak Perlu ke Kota Jogja
Layanan paspor kini hadir di MPP Dhaksinarga Gunungkidul, memudahkan warga tanpa perlu ke Kota Yogyakarta atau Sleman.
Foto ilustrasi pelamar CPNS. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 216 pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkup Pemkab Gunungkidul dinyatakan tak lolos seleksi administrasi. Mayoritas pelamar gagal karena kualifikasi pendidikan yang tidak sesuai dengan formasi yang dibutuhkan.
Kepala Bidang Formasi Pengembangan Formasi Data Pegawai Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul, Reny Linawati, mengatakan hasil seleksi administrasi rekrutmen CPNS sudah diumumkan melalui laman resmi milik BKPP. Tidak semua pendaftar lolos karena saat penelitian berkas ada yang tidak memenuhi persyaratan sehingga dicoret dari proses rekrutmen.
Menurut dia, pada saat pendaftaran ada 3.250 pelamar. Meski demikian tidak semuanya menyerahkan berkas pendaftaran karena yang mengirimkan hanya 2.904 pelamar. Tahapan berikutnya setelah pendaftaran dilanjutkan dengan penelitian berkas yang dikirimkan dan hasilnya ada 216 pendaftar yang tidak lolos seleksi administrasi. “Sudah kami teliti dari 2.904 berkas masuk, yang dinyatakan lolos ada 2.688 pendaftar,” kata Reny saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/12/2019).
Disinggung mengenai penyebab tidak lolosnya peserta dalam seleksi administrasi, ia mengatakan, ada beberapa sebab. Namun dilihat dari persentase mayoritas pelamar gagal karena kualifikasi pendidikan tidak sesuai dengan kebutuhan formasi. “Makanya dicoret karena tidak sesuai kebutuhan,” katanya.
Reny menambahkan meski telah mengumumkan hasil seleksi administrasi, BKPP Gunungkidul memberikan kesempatan selama tiga hari kepada pendaftar yang gagal untuk masa sanggah terhadap keputusan yang ditetapkan. “Kami buka ruang untuk menyanggah. Nanti kalau tidak ada, maka kami tetapkan hasil seleksi administrasi satu minggu kemudian,” katanya.
Dijelaskan Reny, proses rekrutmen CPNS masih harus melalui proses panjang. Setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi, peserta harus mengikuti seleksi kompetensi dasar yang rencananya diselenggarakan di akhir Januari 2020. “Yang lolos tes kemampuan dasar akan ikut tes lagi untuk seleksi kompetensi bidang. Jika dilihat dari jadwal, pengumuman hasil CPNS baru disampaikan April 2020,” kata Reny.
Pelaksana Tugas Kepala BKPP Gunungkidul, Sigit Purwanto, mengatakan rekrutmen CPNS tahun ini Pemkab Gunungkidul mendapatkan alokasi 250 formasi. Meski demikian tidak semua lowongan terisi karena untuk dokter spesialis di RSUD Saptosari tidak ada yang mendaftar. “Kekosongan ini tidak mengganggu jalannya CPNS,” katanya.
Menurut dia, sebelum pendaftaran dibuka sempat ada revisi jumlah formasi. Namun hasil revisi jumlah formasi di Gunungkidul mengalami penurunan. “Awalnya ada 435 formasi, tapi setelah revisi kuota yang dibuka hanya 250 formasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Layanan paspor kini hadir di MPP Dhaksinarga Gunungkidul, memudahkan warga tanpa perlu ke Kota Yogyakarta atau Sleman.
KPK mengawasi program Makan Bergizi Gratis agar bebas korupsi. Anggaran MBG 2026 mencapai Rp268 triliun dan jadi sorotan.
Kemeriahan Laki Code kemudian ditutup dengan special performance dari DJ Paws dan Los Pakualamos yang memukau dari panggung utama
UII mengecam penangkapan relawan dan jurnalis dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, termasuk alumnus UII asal Indonesia.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.