Olah Sampah Jadi Energi, Pekerja GO-SARI Kini Dilindungi BPJamsostek
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Ilustrasi jalan tol. /JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA - Perubahan desain tol di atas Monjali Ring Road Utara, dari semula elevated menjadi at grade, masih terus dibahas. Redesain jalan tol tersebut diperkirakan selesai pada Januari mendatang.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Totok Wijayanto redesain jalan tol di sekitar Monumen Jogja Kembali (Monjali) masih terus dibahas di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).
"Mudah-mudahan perubahan desainnya bisa keluar awal Januari tahun depan," ujarnya, Sabtu (21/12/2019).
Menurutnya, perubahan desain jalan tol di sekitar Monjali dari awalnya elevated (melayang) menjadi at grade agar tidak menabrak garis imajiner (Merapi-Kraton). Dia belum bisa memastikan gambaran desain terbaru yang disepakati. Termasuk kemungkinan dibangunnya underpass Monjali, masih perlu dikaji lebih lanjut.
"Kita lihat nanti desainnya seperti apa," katanya.
Hal senada disampaikan Kasubbid Pertanahan dan Penataan Ruang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman Dona Saputra Ginting. Dia mengaku hingga kini belum ada pembahasan terkait perubahan desain.
"Kalau misalnya ada informasi sekitar Monjali menjadi at grade kami malah belum diajak komunikasi," kata Dona, Jumat (20/12/2019).
Menurut Dona, sesuai dengan desain jalan tol yang sudah dibahas dengan Pemkab Sleman, memang ada sebagian area di Monjali yang at grade. Hanya saja, di area dekat Monjali tersebut desain jalan at grade difungsikan sebagai area On/Off.
"Jadi akan ada sebagian jalan Ring Road [at grade] yang terpakai sebagai jalur naik turun ke tol elevatednya," katanya.
Dia berharap jika memang ada perubahan desain terkait jalan tol yang dibangun di wilayah Sleman, segera ada komunikasi dari tim untuk membahasnya dengan Pemkab Sleman. "Sementara ini belum [ada pembahasan], mungkin nanti kalau konsepnya sudah ada baru dikomunikasikan dengan kami," kata Dona.
Disinggung soal rencana pembangunan underpass di simpang Monjali, Dona mengatakan jika rencana tersebut masih dalam proses kajian untuk segera dibuat DED dan Amdal-nya. Hanya saja, dengan rencana dibangunnya on/off tol Jogja–Solo di persimpangan Monjali kelanjutan proyek underpass Monjali masih belum dipastikan. "Kami masih kaji dan belum bisa memastikan kelanjutan proyek underpass Monjali," kata Dona.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Kabut asap karhutla menyelimuti enam wilayah Sumbar akibat kiriman dari provinsi tetangga. Warga diminta memakai masker dan membatasi aktivitas luar.
Cuaca DIY 25 Agustus 2026 diprediksi cerah. BMKG mengingatkan warga mewaspadai panas dan risiko kebakaran lahan.
PWI DIY bersama Tim Ad Hoc menemui Bupati Bantul untuk mendorong pengusulan wartawan Udin sebagai Pahlawan Nasional.
Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW bermula beberapa abad setelah wafatnya Rasulullah dan berkembang menjadi tradisi umat Islam di Indonesia.
Pakar ULM mengingatkan bahaya kabut asap karhutla dan membagikan enam langkah melindungi diri dari paparan PM2.5.