Kemensos Libatkan 902 Taruna TNI dan Akpol untuk Sekolah Rakyat
Kemensos menerjunkan 902 taruna Akademi TNI dan Akpol mendampingi siswa Sekolah Rakyat saat MPLS untuk memperkuat karakter dan disiplin.
Kadarmanta Baskara Aji./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi dengan menyiapkan logistik di seluruh BPBD kabupaten dan kota. Anggaran silpa dari Pemerintah Pusat sebesar Rp10 miliar juga disiapkan jika sewaktu-waktu ada bencana seiring cuaca ekstrem akhir-akhir ini.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait antisipasi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi dengan manghadirkan BMKG.
Pemda DIY telah mendapatkan informasi dari BMKG bahwa dalam waktu saat ini terjadi cuaca ekstrem yang harus diantisipasi. Berbagai antisipasi pun dilakukan bersama dengan BPBD DIY serta kabupaten dan kota, supaya masyarakat siap jika terjadi sesuatu bencana tersebut.
"Kesiapan logistik sudah kami cek di kabupaten dan kota dan menyataikan siap. BPBD DIY juga logistik masih cukup baik dalam bentuk makanan maupun bentuk fisik seperti bronjong sudah disiapkan," katanya di Kepatihan, Kamis (2/1/2019).
Sehingga jika terjadi bencana, kata dia, sewaktu-waktu bisa langsung merespons dengan menangani secara cepat. Proses penanganan akan lebih dahulu menggunakan logistik di kabupaten dan kota, jika dirasa masih kurang maka dari BPBD DIY siap memberikan bantuan.
Pemetaan terhadap beberapa daerah yang mungkin terjadi banjir dan tanah longsor juga terus dilakukan dengan melihat data dari tahun sebelumnya. Misalnya di kawasan Imogiri sisi selatan berpotensi terjadi banjir, kemudian beberapa wilayah di Kulonprogo serta di Gunungkidul. "Kami juga menghitung misalnya hujannya volume sekian maka akan terjadi banjir seperti di Tanjungsari [Gunungkidul] yang terjadi setiap tahun," katanya.
Aji mengatakan selain kesiapan dari sisi logistik, Pemda DIY juga menyiapkan anggaran Rp10 miliar yang merupakan silpa dari bantuan untuk kebencanaan APBN tahum 2019. Dana ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk melakukan sejumlah perbaikan jika ada terdampak bencana bencana.
"Untuk DIY sendiri ada sekitar Rp10 miliar, itu sisa anggaran [APBN] yang kemudian diperbolehkan untuk digunakan, seperti untuk pembangunan sarana prasarana jika ada dampak bencana banjir," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemensos menerjunkan 902 taruna Akademi TNI dan Akpol mendampingi siswa Sekolah Rakyat saat MPLS untuk memperkuat karakter dan disiplin.
Satpol PP Sleman menggelar 179 pembinaan kamling di 14 kapanewon selama Semester I 2026 untuk memperkuat deteksi dini gangguan ketertiban dan keamanan lingkunga
Bos Pramac Yamaha Paolo Campinoti menilai MotoGP tidak bisa sepenuhnya meniru Formula 1. Menurutnya, kemampuan F1 menembus pasar premium menjadi hal yang sulit
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 4 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 4 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Alibaba resmi meluncurkan Qwen3.8-Max, model AI 2,4 triliun parameter dengan kemampuan coding otonom, multimodal, dan context window 1 juta token.