Naik DAMRI YIA-Jogja Cuma Rp50.000, Promo Berlaku hingga September
Promo DAMRI YIA-Jogja Rp50.000 dari tarif normal Rp80.000 diperpanjang hingga September 2026. Simak jadwal dan titik layanannya.
Antrean kendaraan di simpang empat Kentungan, Kamis (26/12/2019). /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY berharap rekanan pelaksana pembangunan underpass Kentungan segera menyelesaikan pekerjaan agar bisa dioperasikan. Underpass ini kemungkinan baru bisa beroperasi setelah triwulan pertama 2020 habis.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan DIY butuh underpass di sejumlah titik jalan untuk mengatasi kemacetan, salah satunya di Kentungan. Proyek ini sebenarnya ditarget bisa selesai akhir 2019 tetapi hingga jelang pertengahan Januari 2020 ini masih belum bisa dioperasikan. Oleh karena itu pihaknya berharap Pemda DIY bisa segera menyelesaikan proyek tersebut.
"Target kami awal tahun bisa beroperasi tetapi pekerjaan juga ada hambatan, kami berharap rekanan, kontraktor bisa segera menyelesaikan supaya lebih nyaman [lalu lintasnya]," ujarnya, Kamis (20/1/2020).
Aji mengatakan saat ini memang tidak terjadi kemacetan parah di lokasi proyek tersebut. Namun hal itu lebih banyak disebabkan karena pengguna jalan menghindari simpang empat Kentungan, dampaknya terjadi kepadatan di titik lain.
"Sekarang sudah tidak agak krodit [macet parah] karena [pengguna jalan] sudah tahu [sehingga] menghindari [Kentungan], tetapi dihindari di situ lalu kepadatan terjadi di tempat lain," ujarnya di Kepatihan.
Ia menyatakan hasil komunikasi dengan Satker Pelaksana Jalan Nasional, bahwa underpas tersebut akan beroperasi di triwulan pertama 2020, namun belum dapat memastikan bulannya. Ia berharap pekerjaan berjalan lancar sehingga dengan cepat terselesaikan.
"Kalau komunikasi [dengan Satker] [sekitar] di triwulan pertama ini [maksimal] itu berarti Maret [jadi], harapannya begitu [segera beroperasi].Tetapi cuaca seperti ini, bukan pekerjaaan mudah karena di bawah, bikin underpass, bisa kebak [banjir] kalau infrastruktur yang lain tidak siap," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Promo DAMRI YIA-Jogja Rp50.000 dari tarif normal Rp80.000 diperpanjang hingga September 2026. Simak jadwal dan titik layanannya.
Niatnya cuma beli satu, tapi setelah checkout ternyata pesanan yang sama masuk dua kali. Salah satu transaksi memang ingin dibatalkan, tetapi pembayaran sudah t
Ribuan wisatawan menyaksikan Sabetan Pencak 4 jam di Titik Nol Jogja, penutup Pencak Wisata Budaya 2026 yang mengusung regenerasi silat.
Hotspot karhutla Indonesia mencapai 18.065 titik pada 28 Agustus 2026. Kemenhut fokus mengendalikan kebakaran di enam provinsi prioritas.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Ledakan diduga akibat kebocoran gas di Bekasi melukai enam orang satu keluarga. Ayah dan anak meninggal setelah mengalami luka bakar parah.