Underpass Kemiri III di Kulonprogo Mulai Dibangun Tahun Ini

Seorang pengendara motor melintasi area underpass Kemiri III yang akan dilebarkan tahun ini di Dusun Kemiri, Desa Margosari, Kecamatan Pengasih, Rabu (8/1/2020). - Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
09 Januari 2020 15:47 WIB Lajeng Padmaratri Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Pembangunan underpass Kemiri III yang terletak di bawah rel kereta api yang melintasi Dusun Kemiri, Desa Margosari, Kecamatan Pengasih akan dimulai tahun ini. Pembangunan fisik tahap satu ini akan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kulonprogo sebesar Rp4 miliar.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo Nurcahyo Budi Wibowo menuturkan pembebasan lahan untuk underpass ini telah dilakukan sejak 2014. Namun, karena keterbatasan dana, pengerjaan fisiknya baru bisa dimulai tahun ini.

“Dana APBD saja tidak cukup. Butuh pendanaan dari pusat,” katanya, Rabu (8/1/2020).

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo sudah mengajukan proposal permohonan bantuan dana kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar Rp15 miliar untuk proyek Kemiri III. Underpass yang saat ini memiliki lebar jalan sekitar dua meter ini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua. Nantinya, jalan ini dilebarkan menjadi tujuh meter dan panjangnya 850 meter.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulonprogo Agus Langgeng Basuki menuturkan pembangunan underpass yang melintasi bawah rel kereta api ini dimaksudkan untuk mengurai kemacetan yang kemungkinan akan terjadi di pusat Kota Wates.

Banyaknya proyek pembangunan di Kulonprogo, mulai dari Yogyakarta International Airport, pembangunan jalur kereta api ke bandara hingga trase tol Jogja-Cilacap akan membuat Kota Wates terdampak kemacetan.