Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Pantauan cuaca. /Antara Foto
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi cuaca panas yang terjadi di musim penghujan saat ini akan bertahan sampai tiga hari ke depan.
Kepala BMKG DIY, Agus Riyanto mengatakan selepas tiga hari ke depan, BMKG DIY memprediksi akan terjadi cuaca ekstrem. Pihaknya meminta masyarakat untuk mempersiapkan diri terhadap berbagai bencana yang dimungkinkan timbul pada saat cuaca ektrem seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang.
Lebih lanjut Agus mengatakan bahwa saat ini dalam kondisi musim penghujan dan puncak musim hujan diprediksi terjadi di akhir Januari hingga awal Januari dengan intensitas hujan sedang hingga lebat yang mencapai 100 milimeter. Lebih tinggi dari normalnya 28-31 milimeter.
"Dasarian III/Januari hingga awal Februari kami mewaspadai sebagai puncak musim hujan," ujar Agus seusai mengikuti rapat koordinasi kesiapan Pemerintah Kabupaten Bantul menghadapi potensi bencana 2020 di Parasamya, kompleks Kantor Pemerintahan Kabupaten Bantul, Selasa (21/1/2020).
Bupati Bantul Suharsono menyatakan sudah memerintahkan kepada sejumlah OPD, camat hingga pemerintah desa untuk menyiapkan diri terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang terjadi di Bantul.
Pemkab juga memastikan ketersediaan anggaran prnanggilangam bencana jika dibutuhkan. “Jumlah dana kedaruratan bencana yang bisa digunakan mencapai Rp15 miliar dari anggaran tidak terduga,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.