Jadwal Lengkap 76 Indonesian Downhill 2026: Bantul Jadi Arena Neraka
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Ilustrasi jalan tol./JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, SLEMAN- Proses sosialisasi rencana pembangunan jalan tol dilanjutkan ke Kecamatan Mlati, mulai pekan depan. Hal ini terjadi karena sampai saat ini perubahan desain jalan tol Jogja-Solo di atas Ring Road belum selesai.
Kepala Desa Tirtoadi Kecamatan Mlati Sleman, Sabari membenarkan jika kelanjutan sosialiasi jalan tol akan dilanjutkan ke desanya. Sebagian undangan bagi warga terdampak pembangunan jalan bebas hambatan tersebut sudah disebarkan.
"Undangan belum semua tersebar. Kami masih akan lakukan fiksasi dengan Satker (jalan tol). Sampai hari ini (kemarin) belum ada pertemuan," kata Sabari kepada Harianjogja.com, Rabu (22/1/2020).
Sesuai rencana, kata dia, sosialisasi akan dilaksanakan dalam tiga tahap. Yakni 28, 29 dan 30 Januari. Hal ini terjadi karena luas lahan terdampak pembangunan jalan tol cukup besar. Berdasarkan Data Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY, kebutuhan lahan jalan tol di Desa Tirtoadi berdampak pada 561 bidang dengan luas sekitar 33 hektare.
"Ini dikarenakan di Tirtoadi akan dibangun simpang susun atau junction," kata Sabari.
Tempat tinggal Sabari termasuk dari bidang yang terdampak pembangunan jalan tol. Hanya saja dia mengaku tidak mempermasalahkan. "Sampai saat ini warga juga anteng-anteng saja. Tidak ada masalah. Insyaallah mendukung [pembangunan jalan tol]," katanya.
Sebelum Tirtoadi, sosialisasi jalan tol sejatinya dilakukan di Desa Tlogoadi, Kecamatan Mlati pada Kamis (23/1/2020) ini. Hanya saja, karena mapetnya waktu penyebaran undangan bagi warga terdampak, Kepala Desa Tlogoadi Sutarjo, meminta agar waktu sosialisasi diundur.
Di Tlogoadi, berdasarkan data Dispertaru DIY jumlah bidang terdampak pembangunan jalan tol sebanyak 181 bidang. Adapun luas kebutuhan pembanguna jalan tol di desa ini sekitar 12,7 hektare. "Jadi sosialisasi dilakukan sesudah Tirtoadi. Untuk Tlogoadi, Saya minta diundur Februari awal," ujar Sutarjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.