Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI). /Solopos- Nicolous Irawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gunungkidul mengimbau kepada calon tenaga kerja yang ingin bekerja ke luar negeri untuk melalui jalur resmi. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tak tidak diinginkan serta mempermudah pengawasan.
Kepala Bidang Ketenagakerjaan Disnakertrans Gunungkidul, Ahsan Jihadan, mengatakan setiap tahun ada laporan terkait dengan data penempatan tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Gunungkidul yang berangkat kerja ke luar negeri. Sebagai contoh tahun lalu ada 131 pekerja yang diberangkatkan ke luar negeri. “Ada tujuan ke luar negeri dan yang tercatat merupakan yang berangkat melalui jalur resmi,” kata Ahsan kepada wartawan, Senin (10/2/2020).
Dia menjelaskan salah satu yang mendasari untuk bekerja di luar negeri yakni agar mendapatkan penghasilan yang baik sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan. Meski demikian, tujuan kerja di luar negeri bukan tanpa risiko. Pasalnya, jika salah melangkah malah bisa masuk dan menjadi korban perdagangan manusia.
Untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, calon tenaga kerja harus mengurus melalui jalur resmi. “Jangan lewat jalur ilegal karena akan berbahaya,” katanya.
Menurut dia, pemberangkatan melalui jalur resmi memiliki banyak manfaat, salah satunya mempermudah pengawasan sehingga kepastian dan keamanan saat bekerja lebih terjamin. Ahsan mencontohkan ada TKI asal Kecamatan Saptosari yang meninggal dunia saat bekerja di Malaysia. Saat itu Disnakertrans ikut mengurus kepulangan hingga menyelesaikan segala urusan yang berkaitan dengan gaji selama bekerja. “Kalau ada masalah kami bisa membantu menelusuri dan menyelesaikannya. Tapi kalau lewat jalur ilegal kami kesulitan untuk membantu saat terjadi masalah,” katanya.
Kepala Disnakertrans Gunungkidul, Purnamajaya, menyatakan hampir setiap tahun ada pengiriman TKI ke luar negeri. Dari sisi tujuan, Malaysia menjadi favorit bagi calon TKI asal Gunungkidul.
Sebagai contoh, kata Purnama, tahun lalu ada 131 TKI yang dikirimkan ke luar negeri. Jumlah pekerja yang berangkat ke Malaysia sebanyak 123 pekerja. “Sisanya ke Thailand, Amerika Serikat dan Italia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
SBY meminta maaf tak menghadiri HUT Ke-81 RI karena menjalani pemeriksaan kesehatan di Mayo Clinic, AS, dan dijadwalkan kembali September.
Enam pelabuhan di NTT terdampak gempa, termasuk Labuan Bajo. Kemenhub melakukan pemeriksaan untuk memastikan keamanan fasilitas.
Sebanyak 61 mahasiswa KKN UMY di NTT aman setelah gempa M7,7. Mereka dievakuasi ke perbukitan menyusul peringatan tsunami.
Kolaborasi akademisi lintas kampus mendorong kebencanaan inklusif, penguatan disabilitas, dan ekonomi warga di kawasan Merapi.
Bareskrim membongkar dugaan penyelundupan emas ilegal oleh dua WN India di Sunter. Polisi menemukan 2,5 kg emas dan residu 18 kg.