Selat Hormuz Memanas, Kapal Jepang Lolos Tanpa Bayar ke Iran!
Kapal Jepang berhasil melintasi Selat Hormuz di tengah konflik Iran tanpa bayar tol. Namun 39 kapal masih berada di kawasan rawan.
Pencemaran di Sungai Ngrancah Kulonprogo./Detikcom-Sayoto Ashwan
Harianjogja.com, KULONPROGO - Ikan di Sungai Ngrancah di Kulonprogo tiba-tiba mati mengambang. Air sungai tersebut juga berwarna keruh dan mengeluarkan bau menyengat.
Banyaknya ikan yang mengambang diketahui warga sejak pagi tadi. Sejak pagi banyak warga yang mendatangi sungai yang berada di dekat Waduk Sermo, di Kapanewon Kokap, Kulonprogo itu.
Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (12/2/2020) siang, air sungai Ngrancah berwarna keruh kelabu dan berbau seperti tawas menusuk hidung. Sedangkan pada pagi hari tadi, air sungai itu tampak berwarna pekat dan banyak ikan-ikan kecil yang mengambang.
"Sejak pagi beredar kabar banyak ikan mati, saya langsung ke sini untuk menangkap ikan," kata salah seorang warga Ari Wibowo, saat ditemui di lokasi, Rabu (12/2/2020).
Ari dan warga lainnya datang untuk menangkap ikan menggunakan seser (alat penangkap ikan). Banyak yang mengayunkan sesernya dan langsung mendapat ikan dari permukaan sungai, sementara untuk ikan-ikan kecil kembali dilepas. "Nanti untuk dikonsumsi, asal nanti bersih, pasti aman," ujarnya.
Untuk diketahui aliran Sungai Ngrancah ini memiliki debit air yang kecil. Air sungai ini menjadi lokasi pembuangan air dari Waduk Sermo dan juga dari pengolahan air milik PDAM Kulonprogo.
Terkait matinya ikan di sungai ini, PDAM Tirta Binangun Kulonprogo turun tangan untuk melakukan pemeriksaan. Direktur PDAM Kulonprogo, Jumantoro, menduga matinya ikan ini berasal dari kebocoran bak penampungan poly alumunium chloride (PAC) atau biasa dikenal dengan tawas. Bahan ini biasa dipakai untuk menjernihkan air PDAM dari pengolahan air bersih yang ada di Waduk Sermo.
"Kemungkinan ada kebocoran PAC dan masuk ke saluran pembungan hingga mencemari sungai," tutur Jumantoro saat meninjau ke lokasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : detik.com
Kapal Jepang berhasil melintasi Selat Hormuz di tengah konflik Iran tanpa bayar tol. Namun 39 kapal masih berada di kawasan rawan.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.