Jelang Lebaran, Bakul Beringharjo Merana karena Corona
Pasar dan pusat-pusat perbelanjaan di Kota Jogja mulai terlihat ramai jelang Lebaran.
Suasana objek wisata Gunung Gentong Gedangsari Gunungkidul atau biasa disebut dengan 4G di Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Minggu (31/12/2018).Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Objek wisata Puncak Gunung Gentong Gedangsari Gunungkidul (4G) di Dusun Manggung, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, kini tak terawat. Untuk menghidupkan objek wisata ini, Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul segera membangun fasilitas yang mumpuni sebagai penunjang Puncak 4G.
"Tahun ini kami membangun fasilitas penunjang, mulai akses, railing dan penataan landmark Puncak 4G," kata Sekretaris Dispar Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono, saat dikonfirmasi Harian Jogja, Senin (17/2/2020).
Penyediaan fasilitas yang diprediksikan menelan dana Rp390 juta tersebut masuk APBD 2020 dan dikerjakan langsung oleh Pemkab. "Targetnya selesai tahun ini," ujarnya.
Hary berharap dengan adanya fasilitas pendukung, Puncak 4G bisa menjadi salah satu alternatif destinasi penunjang pergerakan wisatawan di kawasan zona utara Gunungkidul. Selama ini konsentrasi wisatawan masih di zona tengah dan selatan, khususnya wisata pantai.
Ketua Pokdarwis Puncak 4G, Subardi, mengungkapkan keindahan pemandangan yang ada di objek wisata tersebut bagus dan bisa dijual kepada wisatawan. Sayangnya, saat ini kondisi Puncak 4G tak terawat. "Banyak sampah berserakan dan sejumlah spot foto juga banyak yang rusak," kata Subardi.
Kondisi ini, menurut Subardi, tak lepas dari ketiadaan pengakuan pokdarwis yang dia pimpin dari Pemdes Ngalang. "Kamipun belum berani mengerahkan anggota untuk mengelola Puncak 4G karena belum dapat pengakuan resmi dari pemerintah desa sekaligus juga belum memiliki badan hukum," ujarnya.
Dengan kondisi ini, pokdarwis memilih untuk menunggu dan belum berani mengelola Puncak 4G sebelum ada dukungan dari Pemdes Ngalang. Dia berharap agar pokdarwis segera dikukuhkaan dan mengantongi badan hukum. "Tentunya kami butuh arahan pemerintah," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar dan pusat-pusat perbelanjaan di Kota Jogja mulai terlihat ramai jelang Lebaran.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.