Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Wisatawan sedang bermain air di Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul, Rabu (16/5/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 1 di Pantai Baron menurunkan seluruh kekuatan personel untuk mengamankan tradisi padusan menjelang Ramadan. Pengamanan dilakukan di sepanjang kawasan pantai selatan Gunungkidul seiring potensi lonjakan wisatawan.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 1 Pantai Baron, Marjono, mengatakan sebanyak 63 personel dikerahkan sejak Sabtu (14/2/2026). Pengamanan mencakup area dari Pantai Pok Tunggal hingga kawasan Bukit Paralayang.
“Seluruh personel kami terjunkan untuk pengamanan padusan. Tradisi ini diperkirakan berlangsung Selasa (17/2/2026),” kata Marjono, Ahad (15/2/2026).
Ia menjelaskan, tradisi padusan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata, khususnya ke pantai. Momentum tersebut juga bertepatan dengan libur panjang Imlek sehingga potensi peningkatan kunjungan wisatawan cukup tinggi.
Menurut Marjono, berdasarkan prakiraan cuaca, kondisi saat pelaksanaan padusan diperkirakan cerah dengan ketinggian gelombang relatif landai. Meski demikian, pengunjung tetap diminta waspada dan mematuhi rambu keselamatan.
“Cuaca cerah dan gelombang landai, tapi kami tetap mengimbau wisatawan untuk berhati-hati,” ujarnya.
Ia menegaskan, keselamatan pengunjung bukan semata tanggung jawab petugas SAR. Partisipasi aktif wisatawan sangat dibutuhkan, terutama dengan tidak bermain di area berbahaya.
“Kami mengimbau agar pengunjung tidak bermain di lokasi rawan. Pencegahan jauh lebih penting,” katanya.
Dalam pengamanan, petugas tidak hanya berjaga di pos pantau, tetapi juga berbaur langsung dengan wisatawan. Langkah ini dilakukan agar petugas bisa segera memberi peringatan apabila ada pengunjung yang melanggar batas aman.
“Kami sudah berupaya maksimal. Namun, keselamatan juga bergantung pada kesadaran masing-masing pengunjung. Mudah-mudahan semuanya berjalan aman dan lancar,” ucap Marjono.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, menyampaikan bahwa kegiatan padusan tingkat kabupaten akan dipusatkan di Pantai Sundak, Kapanewon Tepus.
Rencananya, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, akan menghadiri kegiatan tersebut pada Selasa (17/2/2026) mulai pukul 14.00 WIB.
“Persiapan acara padusan di Pantai Sundak sudah kami lakukan,” kata Eko.
Dalam tradisi padusan tersebut akan digelar berbagai kegiatan seni dan budaya, termasuk upacara adat kenduri serta prosesi larungan. “Mudah-mudahan seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.