117 Santri Ponpes Manbaul Hikam Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Keracunan MBG
Sebanyak 117 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo kembali dirawat setelah menjalani pemulihan dugaan keracunan MBG.
Pekerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta menyedot sampah di dalam sangkar pohon asem jawa dengan menggunakan mobil penyapu jalan di kawasan jalan Malioboro, Jogja, Senin (20/01/2020). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Humas Pemda DIY sepertinya geram dengan ulah wisatawan di Malioboro yang tak menjaga tata tertib.
Kawasan Malioboro tak dimungkiri masih jadi magnet wisata andalan di Jogja. Namun sayang, tak sedikit dari para pengunjung yang prilakunya kurang baik.
Ya, kurang baik di sini terutama terkait menjaga kebersihan hingga memanfaatkan fasilitas yang ada sesuai dengan kegunaannya.
Seperti diketahui, Malioboro yang kini terus bersolek, secara bertahap terus dipercantik dengan sederet taman hingga pedestrian yang luas.
Tak hanya itu, di sepanjang kawasan tersebut juga disediakan sejumlah bangku hingga tempat sampah.
Namun, karena kesadaran yang kurang, tak sedikit pengunjung yang masih membuang sampah sembarangan. Sementara fasilitas bangku bahkan kerap digunakan tak sesuai fungsinya untuk duduk.
Melihat kondisi tersebut, Humas Pemda DIY tampaknya punya cara unik untuk menyindir dan sekaligus sebagai peringatan bagi para pengunjung yang masih kurang sadar soal menjaga kawasan Malioboro.
Lewat unggahan di akun Twitter resminya, Humas Pemda DIY membuat peringatan dengan memparodikan film asal Korea Selatan yang baru saja menggemparkan jagad Hollywood yakni Parasite.
Mencontek pose di poster film tersebut, Humas Pemda DIY mengingatkan para pengunjung Malioboro agar jangan membuang sampah sembarangan hingga mempergunakan fasilitas di kawasan itu dengan semestinya.
"Memang asyik ngejar konten tapi ga segitunya juga tempat duduk jadi alas kaki biar tambah tinggi. Jogja udah tambah cantik sayang warganya ada yang nyentrik. Jogja milik bersama. Bisanya hanya menikmati, tidak ikut menjaga? PARAHSIH," tulisnya.
Memang asyik ngejar konten, tapi ga segitunya juga, tempat duduk jadi alas kaki biar tambah tinggi.
— Humas Pemda DIY (@humas_jogja) February 20, 2020
Jogja udah tambah cantik
Sayang warganya ada yang nyentrik
Jogja milik bersama. Bisanya hanya menikmati, tidak ikut menjaga?#Parahsih #tanggalcantik pic.twitter.com/C3vgEcpxv1
"cakep," komentar netizen @botolhijau2.
"Admin kamu lucu," kata @dorangkle.
"Sentil min sentil," tulis @Army11Mindy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Sebanyak 117 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo kembali dirawat setelah menjalani pemulihan dugaan keracunan MBG.
Harga emas Pegadaian hari ini 15 September 2026 untuk Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga jual serta buyback.
Macklemore dicoret dari sisa tur Ed Sheeran di AS setelah dukung Palestina. Sejumlah venue disebut menolak konser jika ia tetap tampil.
Harga rumah Yogyakarta mencapai median Rp2 miliar pada Agustus 2026. Harga naik 14,3%, sedangkan listing turun 27,4%.
Joanna Wietrzyk menang HYROX Beijing setelah insiden di tengah lomba. Kenali profil dan prestasi atlet Australia tersebut.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. Toyota menyumbang 353.778 unit atau 41,2 persen.