Pameran Karya Siswa Warnai Pembagian Rapor di SMP Stella Duce 2 Jogja
Pameran karya siswa SMP Stella Duce 2 Jogja mewarnai pembagian rapor, menjadi ruang apresiasi bakat, kreativitas, dan pendidikan karakter.
Foto ilustrasi sate. - Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Viralnya video pedagang sate di kawasan Malioboro yang menolak penertiban mendapat perhatian dari DPRD Kota Jogja. Dewan mendorong pemerintah daerah segera melakukan penataan agar aktivitas pedagang tetap berjalan tanpa mengganggu kenyamanan wisatawan.
Wakil Ketua I DPRD Kota Jogja, Sinarbiyat Nujanat, menilai keberadaan pedagang sate memang telah menjadi bagian dari dinamika Malioboro sejak lama. Namun, persoalan asap pembakaran sate yang mengepul dinilai mulai mengganggu pengunjung dan pelaku usaha lain di kawasan tersebut.
Ia mengungkapkan keluhan serupa tidak hanya datang dari wisatawan, tetapi juga dari para pedagang di Pasar Beringharjo. Asap dari aktivitas pembakaran sate kerap dirasakan hingga ke dalam area pasar, mulai dari lantai bawah hingga lantai atas.
“Pedagang adalah bagian dari atraksi dan budaya Jogja. Tapi keluhan soal asap ini sudah cukup banyak. Saya sendiri merasakan, dari lantai satu sampai lantai tiga Pasar Beringharjo, asapnya cukup mengganggu,” ujar Sinarbiyat, Rabu (4/2/2026).
DPRD, kata dia, telah menyampaikan persoalan tersebut kepada Dinas Perdagangan Kota Jogja. Salah satu solusi yang didorong adalah melokalisir pedagang sate di zona khusus yang lebih representatif serta dilengkapi fasilitas cerobong atau pengelolaan asap.
Menurutnya, penataan ini bukan bentuk pelarangan, melainkan upaya menciptakan ruang berjualan yang lebih tertib dan ramah lingkungan.
“Bukan menggusur atau melarang. Justru bagaimana pemerintah menyiapkan tempat yang tepat agar pedagang tetap bisa mencari nafkah tanpa mengganggu aktivitas lain,” jelasnya.
Sinarbiyat juga menyoroti penegakan aturan di kawasan Malioboro yang dinilai belum berjalan konsisten. Ia menyebut sejumlah unsur pengelola kawasan, seperti UPT Malioboro, Jogoboro, Pamong Budaya, hingga aparat pengamanan perlu dioptimalkan perannya.
“Penindakan masih terkesan angin-anginan. Padahal sudah ada perangkat yang mengelola kawasan ini, tinggal bagaimana dimaksimalkan,” katanya.
Ke depan, DPRD berharap Malioboro dapat semakin tertata sebagai ruang publik yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
“Malioboro harus menjadi kawasan yang nyaman, lingkungannya sehat, dan tetap menjadi daya tarik utama Kota Jogja,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pameran karya siswa SMP Stella Duce 2 Jogja mewarnai pembagian rapor, menjadi ruang apresiasi bakat, kreativitas, dan pendidikan karakter.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
BPKH membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk delapan posisi Asisten Manajer. Simak syarat, daftar formasi, dan jadwal penutupan pendaftaran.