Pemkab Gunungkidul Verifikasi 30 Gerai KDMP, Ini Tujuannya
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
Ilustrasi rabies
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul meminta masyarakat tak menyepelekan kasus gigitan anjing. Pasalnya, hewan ini bisa menjadi penyebab penyakit rabies.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Gunungkidul, Sumitro, mengatakan secara kasus penyebaran penyakit rabies di Bumi Handayani hingga saat ini belum ada. Kawasan Gunungkidul masuk wilayah bebas penyebaran penyakit tersebut.
Meski demikian, Sumitro meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penyebaran yang disebabkan gigitan hewan seperti anjing. “Kewaspadaan sangat penting untuk menghindari penyakit ini. Terlebih rabies akibatnya bisa fatal karena bisa berujung kematian kepada yang terjangkit,” katanya kepada wartawan, Senin (24/2/2020).
Untuk gigitan anjing, Sumitro mengaku hampir setiap tahun ada kasus. Sebagai contoh di 2019 lalu dilaporkan ada lima orang warga yang digigit anjing. Meski demikian, ia memastikan kelima warga tidak sampai tertular rabies karena hewan yang menggigit negatif dari penyakit tersebut. “Untuk antisipasi setelah digigit korban langsung diberikan vaksin antirabies,” katanya.
Meski di Gunungkidul terbebas dari rabies, masyarakat diminta tidak menyepelekan kasus gigitan anjing. Ia meminta apabila ada kasus gigitan segera melaporkan ke petugas kesehatan terdekat untuk diberikan tindakan medis pencegahan.
Untuk pemberian vaksin antirabies dipusatkan di dua lokasi yakni di RSUD Wonosari dan Puskesmas Semanu I. “Vaksin adalah upaya agar warga terhindar dari penyakit rabies. Sebab, apabila sudah terjangkit tidak bisa disembuhkan. Jadi bohong kalau ada orang yang mengaku pernah mengidap rabies karena memang tidak ada obatnya,” kata mantan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Gunungkidul ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
Para chef mengeksplorasi kuliner Jawa Tengah dan Jawa Timur, dari sate srepeh hingga tahu telur, untuk menghidupkan kembali makanan lokal.
Daftar 10 negara penghasil emas terbesar dunia 2026 berdasarkan data USGS. Simak posisi Indonesia dan jumlah cadangan emasnya.
Benang Jarum meluncurkan Denim Tales pada 30 September 2026 dengan ragam siluet, monogram, paisley, serta pilihan material dan warna.
Empat shio dipandang punya prospek keberuntungan menarik pada 2027, Tahun Kambing Api. Simak daftar shio dan peruntungannya.
Colliers Indonesia menilai Gen Z sulit menembus KPR bukan sekadar karena gaya hidup, tetapi terkendala affordability dan bankability.