Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Ilustrasi rabies
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul meminta masyarakat tak menyepelekan kasus gigitan anjing. Pasalnya, hewan ini bisa menjadi penyebab penyakit rabies.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Gunungkidul, Sumitro, mengatakan secara kasus penyebaran penyakit rabies di Bumi Handayani hingga saat ini belum ada. Kawasan Gunungkidul masuk wilayah bebas penyebaran penyakit tersebut.
Meski demikian, Sumitro meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penyebaran yang disebabkan gigitan hewan seperti anjing. “Kewaspadaan sangat penting untuk menghindari penyakit ini. Terlebih rabies akibatnya bisa fatal karena bisa berujung kematian kepada yang terjangkit,” katanya kepada wartawan, Senin (24/2/2020).
Untuk gigitan anjing, Sumitro mengaku hampir setiap tahun ada kasus. Sebagai contoh di 2019 lalu dilaporkan ada lima orang warga yang digigit anjing. Meski demikian, ia memastikan kelima warga tidak sampai tertular rabies karena hewan yang menggigit negatif dari penyakit tersebut. “Untuk antisipasi setelah digigit korban langsung diberikan vaksin antirabies,” katanya.
Meski di Gunungkidul terbebas dari rabies, masyarakat diminta tidak menyepelekan kasus gigitan anjing. Ia meminta apabila ada kasus gigitan segera melaporkan ke petugas kesehatan terdekat untuk diberikan tindakan medis pencegahan.
Untuk pemberian vaksin antirabies dipusatkan di dua lokasi yakni di RSUD Wonosari dan Puskesmas Semanu I. “Vaksin adalah upaya agar warga terhindar dari penyakit rabies. Sebab, apabila sudah terjangkit tidak bisa disembuhkan. Jadi bohong kalau ada orang yang mengaku pernah mengidap rabies karena memang tidak ada obatnya,” kata mantan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Gunungkidul ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.