Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, BANTUL—Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus berupaya menggaet partai lain sebagai tambahan koalisi agar semakin kuat dalam mengusung Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo di Pilkada Serentak tahun ini.
Ketua Tim Pemenangan Pilkada DPC PDIP Bantul, Kusbowo Prasetyo mengatakan setelah keluarnya pengumuman bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul yang diusung PDIP, partainya segera berkonsolidasi untuk merapatkan barisan. Pembentukan kepengurusan baru di tingkat kecamatan juga tengah dikebut agar cepat selesai dan beralih konsentrasi pada pemenangan pilkada.
Selain internal partai, konsolidasi juga dilakukan dengan PKB sebagai rekan koalisi guna membentuk tim pemenangan bersama. Tidak hanya konsolidasi internal, imbuh dia, lobi-lobi dengan partai lain juga terus dilakukan meski sebenarnya tanpa tambahan partai pun, keduanya sudah bisa mengusung serta mendaftarkan pasangan bakal calon ke KPU.
“Kami membutuhkan kekuatan riil sebagai tambahan. Kami targetkan ada partai lain yang bergabung. Saya yakin ada partai lan yang akan bergabung, terutama partai-partai yang belum menentukan arah dukungan,” kata Kusbowo, Jumat (28/2).
Beberapa partai yang menurut dia belum menentukan dukungan, di antaranya Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Demokrat, Nasdem, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Golkar. “Ini kami masih lobi-lobi, masih menjalin komunikasi,”ujar Kusbowo.
Bakal calon Bupati yang diusung PDI Perjuangan-PKB, Abdul Halim Muslih, mengatakan setelah namanya diumumkan sebagai bakal calon bupati Bantul dia pun langsung membangun konsolidasi diinternal partai masing-masing mulai dari kepengurusan tingkat pusat sampai desa. Setelah konsolidasi di internal masing-masing partai akan dilakukan konsolidasi bersama partai koalisi. “Yang paling penting dua partai ini [PKB dan PDIP] solid sampai tingkat bawah. Bergabung, bersama-sama gerak memenangkan pasangan yang sudah direkomendasikan,” ujar Halim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Polres Bantul menyita 1.053 pil sapi dari seorang pemuda di Pandes II, Pleret. Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat.
DIY mengalami deflasi 0,31% pada Juli 2026. BPS menyebut turunnya harga cabai, bawang, dan tomat menjadi penyebab utama.
BMKG memprakirakan cuaca Jogja cerah pada Selasa, 4 Agustus 2026. Simak prakiraan cuaca DIY dan kota-kota besar di Indonesia.
Rizky Ridho mengakui kesalahan fatal saat Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026 dan bertekad bangkit menghadapi Singapura.
Nilai tukar rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif cenderung melemah pada Selasa, 4 Agustus 2026. Simak faktor yang memengaruhinya.