Trump Masih Buka Opsi Serang Iran, Diplomasi Timur Tengah Berlanjut
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.
Petugas pemadam kebakaran Kota Yogyakarta mengalirkan air pada instalasi Hidran Kering yang terpasang di Kecamatan Kraton, Jogja. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA - Kota Jogja sepertinya akan segera memiliki posko pemadam kebakaran ketiga yakni di sisi barat Alun-Alun Utara.
“Sudah ada persetujuan sehingga posko pemadam kebakaran bisa dibangun di lokasi tersebut,” kata Kepala Seksi Operasional dan Penyelamatan Dinas Kebakaran Kota Yogyakarta Mahargyo di Jogja, Kamis (5/3/2020).
Pembangunan dimungkinkan baru bisa dilakukan pada 2021 setelah pada anggaran perubahan 2020 dilakukan penyusunan detail engineering design (DED) untuk posko ketiga milik Dinas Kebakaran Kota Yogyakarta tersebut.
Untuk bisa dimanfaatkan menjadi sebuah posko, lanjut dia, diperlukan berbagai infrastruktur pendukung seperti armada pemadam kebakaran minimal dua unit didukung regu pemadam kebakaran, serta penampungan air.
Saat ini, Dinas Kebakaran Kota Jogja baru memiliki dua posko masing-masing berada di kompleks Balai Kota Jogja dan di Jalan Kyai Mojo. Total armada pemadam kebakaran yang dimiliki sebanyak 12 unit didukung sekitar 70 petugas pemadam kebakaran yang terbagi dalam sejumlah regu. Setiap regu berisi lima petugas.
Posko di kompleks Balai Kota Jogja biasanya memberikan pelayanan pemadaman di bagian timur Jogja, sedangkan posko Kyai Mojo memberikan layanan di bagian barat Jogja.
“Sesuai rencana strategis proteksi kebakaran, maka seharusnya ada empat titik posko di Kota Jogja. Jumlah tersebut ideal meskipun dalam aturan kementerian seharusnya di masing-masing kecamatan juga dilengkapi dengan armada pemadam kebakaran,” katanya.
Jika posko di sekitar Alun-Alun Utara Jogja tersebut bisa direalisasikan, maka posko tersebut akan bertugas untuk membantu penanganan kebakaran di daerah sekitar Keraton Yogyakarta termasuk sejumlah objek vital yang ada di wilayah tersebut.
Posko di Balai Kota Jogja akan memberikan pelayanan untuk sisi utara-timur, dan Kyai Mojo untuk bagian barat-utara Jogja. “Kami masih memiliki alternatif untuk posko keempat yaitu di XT-Square atau di bekas Kantor Inspektorat. Setiap posko idealnya menjangkau wilayah dengan radius 7,5 kilometer,” katanya.
Hingga saat ini, Mahargyo memastikan mampu memenuhi batas “response time” penanganan kebakaran yaitu di bawah 15 menit untuk menuju lokasi terhitung sejak mendapat laporan dari masyarakat.
“Lalu lintas di Jogja terkadang padat. Tetapi, sesuai aturan undang-undang maka kendaraan pemadam kebakaran ini berada di posisi teratas sehingga harus didahulukan jika berpapasan di jalan raya,” katanya.
Dinas Kebakaran Kota Jogja secara bertahap juga akan meningkatkan kualitas sarana pendukung pemadam kebakaran yang dimiliki termasuk pakaian, sepatu, dan helm yang dikenakan karena juga berfungsi sebagai alat pelindung diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.
Agnez Mo perkenalkan pencak silat dan karambit di Reacher Season 4 sebagai promosi budaya Indonesia. Bangga! Simak kisah di balik adegan laga.
28 Juli: Hari Hepatitis Sedunia, Hari Cat Air Sedunia, dan Hari Konservasi Alam. Kenali makna dan ajakan di balik setiap peringatan global ini!
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk Lurah Sidomulyo, Hariyadi
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.