Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Tampak depan RSUD Wates di Kulonprogo, Sabtu (7/2/2020). RSUD ini baru mengisolasi dua pasien usai pulang umrah. Keduanya masih dalam pengawasan apakah suspect COVID-19 atau tidak./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, KULONPROGO - RSUD Wates mengisolasi dua pasien yang baru saja pulang dari ibadah umrah. Kedua jemaah yang sempat transit di Malaysia ini mengeluhkan batuk.
Direktur RSUD Wates, Lies Indriyati mengatakan kedua pasien berjenis kelamin laki-laki dengan kisaran usia 50 tahunan. Saat ini keduanya dirawat di ruang isolasi di bangsal Gardenia RSUD Wates.
Dijelaskannya, salah satu pasien saat datang berobat usai kepulangannya dari umrah mengeluhkan batuk dan sesak napas. Pasien tersebut ketika diperiksa lebih lanjut hasilnya pneumonia. Sementara, pasien satunya hanya mengeluhkan batuk dan demam, kemudian begitu dicek rontgen hasilnya bronkitis.
"Kita rawat dua-duanya sebagai PDP atau pasien dengan pengawasan. Kita masih lacak apa benar Corona atau bukan, saya harap bukan," kata Lies, Sabtu (7/3/2020).
Saat ini kedua pasien tersebut masih dirawat sesuai dengan kondisi klinis pasien. Ia juga masih mengawasi dan proses mengecek ke laboratorium untuk memastikan apakah kedua pasien ini tertular viru sCorona (Covid-19) atau bukan.
"Karena kemarin waktu ditanya pertama kali tidak transit ke Malaysia, tapi begitu ditanya ulang rupanya transit di sana. Kalau hanya dari Arab kan belum endemis, tapi Malaysia sudah harus lebih hati-hati, jadi masuk sebagai PDP," jelasnya.
Saat ini, di RSUD Wates tersedia enam ruang isolasi, yaitu di IGD, ICU, dua ruang di Gardenia, dan dua ruang di Bougenvile. Tenaga kesehatan juga telah dilengkapi dengan alat pelindung diri mengantisipasi virus Covid-19.
Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Kulonprogo, Sri Budi Utami mengatakan bahwa rumah sakit ini sudah ditunjuk sebagai RS rujukan Corona. "Hanya sampai tahap pengawasan saja. Kalau sudah ada kecurigaan ke arah Covid-19, maka langkah selajutnya dikirim ke RS Sardjito atau RS Panembahan Senopati," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Selandia Baru umumkan skuad Piala Dunia 2026 hasil seleksi 3 tahun. Kombinasi pemain senior dan muda siap beri kejutan.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Lonjakan penumpang kereta saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus capai 778 ribu tiket. Jogja jadi tujuan favorit masyarakat.
Polisi gerebek rumah di Bantul yang diduga jual miras oplosan. Lima botol disita, operasi terus digencarkan tekan peredaran ilegal.
Ilmuwan China berhasil kloning 6 kambing perah super dengan produksi susu tinggi. Terobosan ini percepat pembiakan dan dukung ketahanan pangan.