Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Foto ilustrasi: Sampel darah untuk pengujian virus corona./ REUTERS
Harianjogja.com, JOGJA - Kebijakan kampus untuk \'meliburkan\' kuliah berdampak pada luangnya waktu kosong mahasiswa. Untuk mengisi waktu kosong, kegiatan mahasiswa di asrama diisi dengan kegiatan positif.
Puluhan Mahasiswa Papua misalnya menggelar aksi gotong royong dan olah raga di Asrama Kamasan Jogja. Selain untuk meningkatkan kesadaran akan wabah virus Corona penyebab Covid-19, kegiatan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan waktu yang sudah terjadi beberapa hari terakhir.
"Kami setiap hari Minggu pagi rutin melakukan gotong royong bersih-bersih lingkungan dan asrama untuk menjaga kesehatan mahasiswa yang tinggal di asrama Kamasan," kata Ketua Asrama Papua Kamasan Jogja Linus Kogoya melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa (24/3/2020).
Di samping guna menjaga kesehatan mahasiswa yang tinggal di asrama, kegiatan itu juga untuk mematuhi kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah agar masyarakat lebih banyak berdiam diri di rumah atau asrama. Hal ini dilakukan untuk mencegah dan menangkal penyebaran Covid-19.
"Pola hidup sehat dan menjaga kebersihan menjadi prioritas bagi mahasiswa Papua. Kami juga menggelar kompetisi sepak bola di halaman asrama untuk mengusir kejenuhan," katanya.
Aktivitas yang dilakukan mahasiswa Papua tersebut diapresiasi oleh Kanit 2 Subdit 4 Ditintelkam Polda DIY Kompol Danang Wibowo. Menurutnya, aktivitas positif tersebut bisa dilakukan oleh asrama lainnya untuk mengisi kekosongan waktu senggang mahasiswa. "Untuk menjaga kebugaran dan kekompakan mahasiswa kegiatan itu positif. Untuk menjaga kebersamaan dan mencegah dari infeksi virus Corona," katanya.
Menyikapi situasi dan kondisi saat ini, katanya, penerapan PHBS diharapkan bisa mencegah penyebaran virus Corona ataupun penyakit lainnya. "Mahasiswa kan masih kuliah secara online. Agar tidak jenuh di asrama mereka bisa mengadakan kegiatan seperti itu, olah raga atau kerja bakti," katanya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.