Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Warga Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan tetap mencari rumput di area Objek Wisata Bukit Klangon pasca erupsi Gunung Merapi yang ketiga kali, Sabtu (28/3/2020) pagi./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN - Gunung Merapi mengalami erupsi pada Sabtu (28/3/2020) pagi. Erupsi ketiga sejak Jumat (27/3/2020) ini tak membuat warga di sekitaran Merapi panik.
Salah satu pengelola Objek Wisata Bukit Klangon di Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, Sumarno menyampaikan kendati Gunung Merapi mengalami erupsi sebanyak tiga kali hanya dalam waktu 24 jam, warga tidak panik dan tetap beraktivitas seperti biasa.
"Sampai saat ini warga di rumah masing-masing. Tidak ada yang mengungsi. Kondisinya seperti biasa," katanya kepada Harianjogja.com, Sabtu.
Pria yang biasa disapa Sum ini mengatakan, pasca erupsi ketiga pada Sabtu pagi, warga langsung beraktivitas seperti biasa. "Ada yang langsung ngarit [mencari rumput] di daerah Klangon," tuturnya.
Objek Wisata Bukit Klangon sendiri saat ini sedang ditutup. Bukan karena erupsi, tetapi karena pandemi virus Corona penyebab Covid-19.
"Saat ini Wisata Bukit Klangon ditutup untuk sementara, berkaitan dengan penyebaran covid 19. Penutupan ini imbauan dari Dinpar Sleman dan Pemerintah Desa Glagaharjo," katanya.
Sebelumnya, Gunung Erupsi mengalami erupsi selama tiga kali sejak Jumat (27/3/2020) pagi. Pertama pada pukul 10:56 WIB dengan tinggi kolom asap 5.000 meter (m), kedua pada pukul 21:46 WIB tinggi kolom asap 1.000 m, dan ketiga pada Sabtu pagi pukul 05:21 WIB tinggi kolom asap 2.000 m.
Melalui akun Instagramnya, BPPTKG meminta masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Kendati demikian, warga juga harus meningkatkan kewaspadaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.
Jumlah investor saham di Jogja tembus 322 ribu per April 2026. Tumbuh 30% setahun, didorong edukasi dan minat generasi muda.