Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Suasana Terminal Giwangan yang lengang, Rabu (1/4)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagian besar perusahaan otobus (PO) memilih tidak beroperasional. Hal itu lantaran sepinya mobilisasi antardaerah di Terminal Giwangan, Jogja.
Kepala Stasiun Pelayanan Terminal Giwangan, Bekti Zunanta, menuturkan dibanding dua pekan awal bulan Maret 2020, pada pekan ketiga dan keempat terjadi penurunan penumpang keberangkatan sebesar 50% dan penurunan penumpang kedatangan sebesar 51,57%. “Beberapa PO yang telah berhenti beroperasi di antaranya Citra Adi Jaya, Akas, Ramayana, Nusantara, Eka dan Sugeng. PO yang masih beroperasi jumlah unitnya sangat berkurang, seperti Efisiensi yang saat ini hanya tiga unit,” kata dia, Rabu (1/4/2020).
Karena sedikitnya penumpang, dia mengungkapkan di Terminal Giwangan banyak bus yang sekadar numpang parkir. Hal ini terjadi karena mereka tidak berani berangkat dan keluar biaya operasional sementara penumpang hanya segelintir orang. “Kalau Trans Jogja masih stabil, meskipun tidak ada penumpangnya juga,” katanya.
Kepada PO yang masih beroperasional pihaknya mewajibkan untuk mentaati protocol pencegahan covid-19, dengan menyediakan tempat cuci tangan, menggunakan masker bagi penumpang, cek suhu tubuh dan menyemprotkan disinfektan pada bus.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan selama Maret, orang yang datang ke Kota Jogja tercatat sebanyak 550 orang. “Ada yang dari luar negeri. Sebagian besar sudah mengisolasi. Orang yang baru datang langsung menjadi ODP [Orang Dalam Pemantauan], diwajibkan periksa dan mengisolasi 14 hari,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Komdigi meminta seluruh platform digital menyelesaikan self assessment PP Tunas sebelum 6 Juni 2026 untuk perlindungan anak di ruang digital.
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.