Pemkab Gunungkidul Verifikasi 30 Gerai KDMP, Ini Tujuannya
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
Ilustrasi dana atau anggaran./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul menetapkan anggaran percepatan penanggulangan Covid-19 tahap pertama sebesar Rp21,34 miliar. Meski demikian, upaya penyisiran dan pergeseran anggaran terus dilakukan untuk upaya penanggulangan pandemi.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Saptoyo, mengatakan anggaran penanggulangan Corona masuk dalam agenda kegiatan belanja tak terduga milik Pemkab. Total anggaran yang disepakati sebesar Rp31,29 miliar. Di tahap pertama tidak semua dana digunakan untuk penanggulangan karena masih ada dana yang disimpan untuk cadangan.
“Yang dipakai sebesar Rp21,34 miliar untuk anggaran di Dinas Kesehatan dan RSUD Wonosari, sisanya untuk dana cadangan,” kata Saptoyo kepada Harian Jogja, Kamis (2/4/2020).
Menurut dia, Pemkab melakukan fokus dalam upaya penanggulangan Covid-19. Karena itu, upaya penyisiran dan pergeseran program kegiatan untuk pencegahan terus dilakukan. “Kami terus menyisir dan menggeser anggaran agar upaya penanggulangan bisa dimaksimalkan,” tuturnya.
Disinggung mengenai target penyelesaian pergeseran mata anggaran Saptoyo belum bisa memastikan. Ia berdalih penyediaan sangat bergantung dengan perkembangan penyebaran pandemi sehingga proses terus dilakukan. “Kami terus berkoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah [OPD] di lingkup Pemkab untuk pencermatan dan pemindahan anggaran dalam rangka penanggulangan penyebaran Covid-19,” kata Saptoyo.
Ia memastikan belanja tak terduga (BTT) masih bisa bertambah seiring dengan upaya pergeseran dan pengalihan kegiatan untuk pencegahan Corona. “Untuk BTT kami masih punya cadangan Rp12 miliar. Tetapi anggaran ini tak hanya untuk Corona karena bisa digunakan untuk program lainnya,” ujarnya.
Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan jajarannya berkomitmen untuk bersama-sama dengan Pemkab mencegah dan menanggulangi penyebaran Covid-19. Menurut dia, untuk anggaran Pemkab dan Dewan siap menyediakan berapan pun sehingga pencegahan bisa dioptimalkan. “Kami siap membahas dan menyepakati meski anggarannya bisa mencapai Rp100 miliar. Yang penting, pandemi ini bisa dicegah penyebarannya,” kata Endah.
Menurut dia, Sekretariat DPRD Gunungkidul sudah menyisir dan menggeser anggaran untuk pencegahan Corona. “Kami sudah memangkas hingga Rp4 miliar dan kami siap menyisir lagi,” katanya.
Endah berharap Pemkab segera mempercepat alat pelindung diri bagi petugas medis di Gunungkidul. “Harus segera disediakan sehingga ada jaminan keselamatan bagi petugas medis. Yang tak kalah penting, asupan gizi petugas medis juga harus dijaga,” kata Endah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
Jadwal KSPN Jogja ke Pantai Drini dan Obelix Sea View Kamis 8 Oktober 2026. Cek jam keberangkatan, rute, dan tarifnya.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia untuk 5 rute. Simak jam keberangkatan dan tarif Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Jogja dan Jogja-YIA lengkap di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.