Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 13 Medali, Ini Rinciannya
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Seorang warga di Gunungkidul meninggal dunia setelah dikunjungi keluarganya dari daerah zona merah Covid-19.
Namun Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memastikan salah seorang warga Kecamatan Playen yang meninggal setelah dikunjungi cucunya dari Depok, Jawa Barat itu belum masuk pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul Dewi Irawaty, di Gunungkidul, Jumat (3/4/2020) mengatakan hingga saat ini, jumlah PDP di wilayah itu yang meninggal dua orang, yakni di Kecamatan Karangmojo, dan Wonosari.
"Untuk warga di Kecamatan Playen, hingga saat ini yang meninggal belum masuk PDP. Meski yang bersangkutan kontak dengan cucunya dari Depok, Jawa Barat, sekitar dua pekan yang lalu," kata Dewi.
Seperti diketahui, Depok, Jawa Barat, merupakan zona merah pandemi COVID-19.
Ia mengatakan warga yang meninggal tersebut tidak ada keluhan, hanya saja yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit asma dan asam urat.
Meski demikian, untuk wilayah RT dan dusun yang bersangkutan tetap disemprot disinfektan untuk mengantisipasi adanya penyebaran COVID-19.
Sementara terkait informasi yang beredar di masyarakat adanya korban positif yang meninggal di Kecamatan Panggang, ia menjelaskan pasien itu dirawat di salah satu rumah sakit swasta, dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat dr Sardjito Yogyakarta.
"Memang dia lebih condong penyakit lain yakni penyakit jantung, dan tidak dimasukkan ke PDP," kata Dewi Irawaty.
Sementara itu, Wakil Bupati Gunung Kidul Immawan Wahyudi mengakui menerima laporan terkait ada salah satu warga yang meninggal dunia, dan warga takut karena belum lama dikunjungi cucunya dari wilayah Depok, Jawa Barat, di Kecamatan Playen.
Akibatnya, kata dia, keluarga dan masyarakat tidak ada yang berani mendekat ke jenazah.
Pada saat itu, pemkab mengambil tindakan dengan mendatangi lokasi bersama petugas pemulasaran jenasah yang sudah terlatih. Menggunakan APD lengkap petugas terlatih langsung mengevakuasi jenasah untuk dikuburkan sesuai dengan penanganan jenazah COVID-19.
"Kami mengambil keputusan ketika keluarga tidak berani mendekat, hanya satu orang cucu saja," katanya.
Ia mengakui suasana ketidakpastian ini tidak hanya terjadi di Gunung Kidul tetapi juga di seluruh Indonesia. Mereka yang meninggal dan pernah berinteraksi dengan warga di zona merah COVID-19 akan mengambil jarak dengan jenasah.
"Yang di Playen itu belum tentu COVID-19," demikian Immawan Wahyudi .
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.