Magelang Siap Gelar Interhash, Distoria, dan SBY Cup 2026
Magelang siap gelar Interhash 2026, Distoria 2026, dan SBY Cup 2026. Pemkot pastikan kesiapan event internasional dan dampak ekonomi.
Pendistribusian sembako untuk mahasiswa yang masih bertahan di Jogja selama pandemi corona, Kamis (17/4/2020). /Ist-Akprind.
Harianjogja.com, JOGJA--Kampus IST Akprind Jogja memberikan bantuan sembako kepada para mahasiswanya yang masih bertahan di Jogja di tengah pandemi corona. Mereka diimbau untuk tetap bertahan di Jogja dengan tidak pulang ke kampung halaman lebih dahulu sebelum kondisinya normal.
Rektor IST Akprind Jogja Amir Hamzah menjelaskan pandemi ini berdampak pada seluruh kegiatan di kampusnya. Sejak 19 Maret 2020 lalu sampai usai lebaran pihaknya menerapkan kuliah secara online. Akantetapi kuliah daring ini menjadi beban tersendiri bagi mahasiswa terutama mereka yang masih bertahan di Jogja karena harus menyediakan dana tambahan untuk kuota internet. Beberapa mahasiswa harus menyisihkan uang biaya hidup mereka untuk membeli kuota internet. Oleh karena itu pihaknya memberikan bantuan berupa bahan makanan yang bisa digunakan sewaktu-waktu.
"Untuk mengurangi beban kebutuhan para mahasiswa kami terutama dari luar DIY yang masih bertahan di Jogja kami berikan sembako," terang dia dalam rilis yang diterima Sabtu (18/4/2020).
Ketua Satgas Covid-29 IST Akprind Jogja Aji Pranoto menuturkan pihaknya bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa untuk mendata mahasiswa yang masih bertahan di Jogja. Penyerahan paket bantuan di awal diberikan kepada 150 mahasiswa dengan proses penyerahan sepenuhnya sesuai dengan protokol kesehatan, di mana mahasiswa diperiksa suhu tubuh sebelum masuk ke kampus.
"Tahap pertama ini baru 150 mahasiswa, tetapi penelusuran mahasiswa kami yang masih di Jogja terus dilakukan, karena sesuai anjuran agar tidak mudik lebih dahulu," ujarnya.
Ia menambahkan setelah pendistribusian tahap pertama akan dilanjutkan pada tahap kedua dan berikutnya untuk mahasiswa yang belum mendapatkan bantuan di tahap pertama. Pihaknya mengerahkan pengurus BEM dan Himpunan Mahasiswa Jurusan agar membantu mencari informasi mahasiswa yang masih berada di Jogja. "Targetnya semua mahasiswa kami yang merantau atau dari luar DIY bisa mendapatkan bantuan ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Magelang siap gelar Interhash 2026, Distoria 2026, dan SBY Cup 2026. Pemkot pastikan kesiapan event internasional dan dampak ekonomi.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.