SIPA 2026 Resmi Dibuka, 250 Seniman dari 7 Negara Ramaikan Solo
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Satu dari 37 warga Cancangan, Wukirsari, Cangkringan yang dirapid test akhir pekan lalu menunjukkan reaktif. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman masih menunggu hasil swab yang dilakukan terhadap warga tersebut untuk memastikan diagnosa Covid-19.
Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan dari 37 warga yang dirapid test terkait jemaah tabligh, hanya satu orang yang reaktif. Joko mengatakan, yang reaktif setelah menjalani rapid test bukan bagian dari anggota jemaah tabligh, tapi warga yang melakukan kontak erat dengan salah satu anggota jemaah tabligh tersebut.
Belakangan, diketahui warga Cancangan, anggota jemaah tabligh yang juga reaktif saat dirapid test merupakan penerjemah dari WNA India. Baik penerjemah, istri dan anaknya yang sudah dirapid test ini sama-masa masih menunggu hasil swab. "Sampai saat ini hasil swabnya belum keluar," kata Joko.
Diberitakan sebelumnya, empat WNA India yang merupakan anggota jemaah tabligh internasional, dinyatakan positif Covid-19. Saat ini, keempatnya menjalani perawatan di RSPAU Hardjolukito. Keempat WNA tersebut masing-masing kasus 81 (laki-laki, 48 tahun), kasus 82 (laki-laki, 46 tahun), kasus 83 (laki-laki, 36 tahun), dan kasus 84 (laki-laki, 31 tahun).
Awalnya, Dinkes Sleman melakukan rapid test terhadap 15 WNA India saat transit di Masjid Al Ittihaad Dusun Kocoran, Caturtunggal, Depok. Dari 15 WNA yang dirapid test sembilan WNA menunjukkan hasil reaktif dan lainnya tidak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta warga mewaspadai kebakaran di permukiman padat, terutama saat cuaca panas berkepanjangan.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.