Era AI Makin Canggih, 4 Kemampuan Manusia Ini Tak Boleh Hilang
Rektor UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan menyebut empat kemampuan manusia yang menjadi fondasi pendidikan di tengah kecanggihan AI.
Labuhan Merapi./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA - Pelaksanaan upacara Labuhan pada tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya.
Upacara Labuhan diadakan untuk mengucap syukur dan memanjatkan doa keselamatan serta kesejahteraan dengan simbol penyajian ubarampe.
Melansir dari kratonjogja.id mengutip dari Suara.com-jaringan Harianjogja.com, upacara ini diadakan di beberapa petilasan, seperti Pantai Parangkusumo, Gunung Merapi, Perbukitan Dlepih, dan Gunung Lawu. Di Gunung Lawu, ubarampe dibawa ke puncak gunung untuk didoakan dan dibawa turun kembali.
"Setelah menjadi Abdi Dalem saya merasa mendapat berkah dari segi kejiwaan dan ekonomi. Soal ekonomi, sedikit banyak harus disyukuri," ujar Surakso Hargolawu, seorang yang sudah menjadi Abdi Dalem Juru Kunci di Gunung Lawu selama 22 tahun.
Disampaikan Kraton Jogja melalui akun twitternya, pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono I – VII, Labuhan Lawu dilaksanakan secara besar-besaran. Ada ratusan Abdi Dalem dari Yogyakarta yang naik kuda dan berjalan kaki hingga ke wilayah Gunung Lawu.
"Biasanya, prosesi Labuhan Lawu memakan waktu hingga satu bulan. Pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono VIII, para utusan naik kereta dari Yogyakarta menuju Surakarta yang kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat dengan mobil atau kereta kuda," ujar akun Twitter @kratonjogja.
Namun kini, prosesi awal labuhan dimulai dengan pemberangkatan ubarampe dari Bangsal Sri Manganti, setiap tanggal 30 Rejeb.
"Ubarampe untuk Labuhan Lawu selanjutnya dibawa dan diserahkan kepada juru kunci di Kantor Seketariat Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah sore harinya," tulis Keraton Jogja.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini, karena cuaca buruk dan terkait situasi wabah corona, tanpa mengurangi esensinya, pelaksanaan Labuhan Lawu hanya dilaksanakan di Petilasan Cemoro Kandang.
“Semoga Labuhan mendatangkan berkah, dari semua Abdi Dalem Kraton Yogyakarta lumeber ke masyarakat sini, terhindar dari musibah. Yang penting tahun depan apa yang sudah berjalan mari kita perbaiki lagi,” pungkas Surakso Hargolawu dalam kesempatan prosesi labuhan lawu tahun lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Rektor UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan menyebut empat kemampuan manusia yang menjadi fondasi pendidikan di tengah kecanggihan AI.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Bregodo Suryatmojo turut menjadi etalase budaya sekaligus pintu promosi potensi kampung wisata di wilayah asalnya saat bertugas di kawasan Malioboro, Minggu (2
BMKG mencatat rekor 123 hari tanpa hujan di Sumberklampok, Buleleng, Bali, di tengah musim kering yang dipengaruhi El Nino.