Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) berada di pesawat Garuda yang disewa khusus di Bandar Udara Internasional Velana, Maldives, Jumat (1/5/2020) malam./ ANTARA FOTO-Lutfi Andaru
Harianjogja.com, SLEMAN—Balai Pelayanan Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) DIY kembali menerima 80 orang pekerja migran Indonesia (PMI), Jumat (9/5/2020) malam. Kendati telah mengantongi surat keterangan sehat, PMI yang kembali ke daerah asalnya diminta tetap mematuhi protokol penanganan Covid-19.
Kepala BP3TKI DIY Suparjo mengatakan instansinya kembali menerima 80 orang PMI dari Pusat. Mereka yang tiba di Terminal Giwangan pada Jumat malam, diangkut menggunakan delapan bus.
Mayoritas yang datang merupakan anak buah kapal (ABK) kapal pesiar dari AS. Mereka dipulangkan karena sampai saat kapal pesiar tidak beroperasi akibat pandemi virus Covid-19. "Secara umum kondisi mereka sehat. Kami sudah melakukan pengecekan saat mereka turun. Mereka semuanya mengantongi surat keterangan sehat setelah menjalani masa karantina di Jakarta," katanya kepada Harianjogja.com, Sabtu (9/5/2020).
Meskipun mengantongi surat keterangan sehat, Suparjo meminta agar PMI yang kembali ke daerahnya masing-masing untuk tetap mengikuti aturan dan protokol penanganan Covid-19 di desa masing-masing. "Mereka tetap harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sebelum berkumpul dengan keluarga," katanya.
Suparjo berharap agar warga tidak perlu khawatir dengan PMI yang datang kembali ke daerahnya. Alasannya sejak kembali ke Indonesia, para PMI ini sudah menjalani prosedur ketat penanganan Covid-19. Mulai pengecekan kesehatan hingga selesai menjalani karantina. "Kami masih menunggu rombongan lainnya selesai menjalani masa karantina di Jakarta. Kalau masa karantina di sana selesai, baru dikirim ke daerah," katanya.
Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI DIY Sri Purwanti menjelaskan dari 80 orang PMI yang tiba tidak semuanya berasal dari DIY. Hanya 16 orang yang berstatus warga DIY, sisanya berasal dari wilayah Jawa Tengah seperti Klaten, Solo, Magelang dan Temanggung. "Kedatangan para ABK di DIY karena kebetulan agen nya di Jogja. Jadi dikoordinasi oleh agen," kata Sri.
Sri menegaskan para ABK tersebut tidak ada yang bekerja di kapal penangkap ikan. Rata-rata ABK asal DIY bekerja di kapal pesiar dan memiliki jabatan baik sebagai chef, bartender dan roomboy. "Jadi seperti bekerja di sektor perhotelan," katanya.
Hingga kini, BP3TKI DIY terus mendata jumlah pasti PMI yang sudah pulang ke DIY. BP3TKI terus mencocokkan data PMI bersama Satgas Covid DIY untuk mengetahui kondisi pasti PMI yang masuk DIY. "Kami masih dalam proses pencocokan data PMI yang sudah kembali ke DIY. Data kami menunjukkan ada sekitar 200 lebih yang sudah kembali. Sementara yang masih ada di luar negeri atau belum kembali jumlahnya kami belum memiliki datanya," kata Sri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Timnas Indonesia mewaspadai permainan disiplin Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
PAN Bantul menargetkan kebangkitan pada Pemilu 2029 dengan tambahan tokoh lama, relawan hingga tingkat TPS, dan target enam kursi DPRD.
Sebanyak 656 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rangkaian Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 di Candi Borobudur.
Prabowo meminta simulasi baru kenaikan harga minyak untuk menjaga APBN dan harga BBM subsidi tetap stabil hingga akhir 2026.