Cuaca Ekstrem Pangkas Hasil Tangkapan Nelayan Gunungkidul
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Sebuah alat berat digunakan untuk menimbun sampah di kawasan TPAS Wukirsari, Desa Baleharjo, Wonosari, Sabtu (6/6/2020).Istimewa-Dokumen UPT Kebersihan dan Pertamanan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Warga Dusun Wukirsari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, mengeluhkan bau menyengat yang bersumber dari Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Wukirsari. Harapannya, masalah ini segera diselesaikan sehingga tidak mengganggu warga sekitar.
Kepala Dusun Wukirsari, Sutrisno, mengatakan bau yang berumber dari TPAS sudah terjadi cukup lama, tetapi sejak beberapa bulan lalu kian menyengat sehingga sangat mengganggu aktivitas warga. Akibat masalah ini, warga sempat mengancam menutup lokasi pembuangan sampah tersebut. “Ancaman kami sampaikan sebulan lalu. Untuk menyebaran bau bisa menyebar sampai jauh,” kata Sutrisno, Minggu (7/6/2020).
Menurut dia, warga sudah berkoordinasi dengan pengelola terkait dengan permasalahan bau di TPAS. Dalam pertemuan itu pengelola menjelaskan penyebab bau menyengat karena hujan yang masih terus turun serta pengelolaan sanitary landfill yang tidak optimal. “Kondisi ini diperparah dengan adanya pembuangan sampah dari peternakan ayam. Tetapi sejak dua bulan lalu pengelola melarang pembuangan sampah dari aktivitas ternak,” katanya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertamanan dan Kebersihan Gunungkidul, Heri Kuswantoro, mengatakan jajarannya terus berusaha menekan timbulnya bau sampah dari TPAS Wukirsari. Menurut dia, ada beberapa langkah penanganan mulai dari penataan, perataan, pemadatan hingga penimbuhan sampah dengan tanah uruk. “TPAS tetap menimbulkan bau, tetapi kami berusaha untuk menguranginya,” katanya.
Menurut dia, upaya penanganan sangat bergantung dengan cuaca. Apabila hujan, maka prosesnya lebih lambat karena jenis tanah di Gunungkidul cenderung lengket saat terkena air, maka penanganan lebih lama dibandingkan saat cuaca cerah. “Sudah kami sosialisasikan ke masyarakat. Yang jelas, kami tetap komitmen dalam penanganan sehingga dampaknya ke masyarakat di masyarakat bisa terus dikurangi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Destry Damayanti ditunjuk sebagai Gubernur sementara BI. LHKPN mencatat total harta kekayaannya mencapai lebih dari Rp100,236 miliar.
Bareskrim Polri menangkap AKP Pardiman dan lima anggota Polres Tangsel terkait dugaan narkoba. Polri menegaskan tidak ada impunitas.