Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Ilustrasi warga mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS)./ Bisnis-Rachman
Harianjogja.com, WONOSARI – KPU Gunungkidul menambah 35 petugas untuk pelaksanaan verifikasi faktual yang dimulai Rabu (24/6/2020) atau hari ini hingga 12 Juli mendatang. Kebijakan menambah petugas tidak lepas adanya dua berkas bakal pasangan calon yang memenuhi persyaratan untuk maju dari jalur perseorangan.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, pihaknya sudah memperispakan untuk pelaksanaan tahapan verifikasi faktual berkas bapaslon independen. Hasil dari kajian, butuh penambahan personel karena petugas yang ada dirasa belum bisa memenuhi target sesuai dengan jangka waktu untuk verifikasi. “Kita butuh tambahan 35 personel dan rencananya nanti akan oleh anggota PPS di desa,” katanya kepada wartawan, Selasa (23/6/2020).
BACA JUGA : Serius Maju Pilkada Gunungkidul, Rektor UNY Bergerilya
Penambahan petugas ini juga tidak lepas dari banyaknya berkas yang harus diverifikasi karena ada dua bapaslon yang jumlahnya lebih dari 90.000 dukungan. Sedangkan dari sisi aturan, dalam verifikasi faktual dilakukan seperti sensus sehingga petugas harus mendatangi langsung ke rumah warga yang memberikan dukungan.
Menurut dia, rentang waktu verifikasi selama 18 hari mulai Rabu (24/6/2020) hingga 12 Juli. Meski demikian, KPU Gunungkidul baru melaksanakan verifikasi mulai Sabtu (27/6/2020) hingga 10 Juli. “Kami optimistis bisa menyelesaikan dua berkas milik masing-masing bapaslon,” ungkapnya.
BACA JUGA : Nasdem Bantah Tuduhan Tak Demokratis dalam Pilkada
Hani menjelaskan, keyakinan dapat menyelesaikan verifikasi tidak lepas dari kajian yang telah dilaksankaan. Rencananya untuk masing-masing desa ada enam personel yang diterjunkan, terdiri dari tiga anggota PPS dan staf. “Sudah kami kaji. Bila sehari bisa menyelesaikan 20 berkas, maka bisa selesai pada 10 Juli mendatang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.