Bentrokan di Menteng Berujung Maut, Tujuh Orang Jadi Tersangka
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Bupati Sleman, Sri Purnomo saat memberi keterangan kepada wartawan usai penutupan operasi SAR di Posko Induk Dukuh, Turi, Sleman, Minggu (23/2/2020). /Suara-Muhammad Ilham Baktora
Harianjogja.com, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berupaya melakukan pembenahan infrastruktur dan sumber daya manusia di sejumlah pasar tradisional. Hal itu dilakukan dengan tujuan agar dapat menjadi tempat transaksi yang layak tanpa menghilangkan ciri khas pasar rakyat.
"Pemerintah Kabupaten Sleman perlu menyusun strategi agar pasar rakyat menjadi tempat transaksi yang layak, tanpa harus menghilangkan ciri khas pasar rakyat," kata Bupati Sleman Sri Purnomo di Sleman, Jumat (3/7/2020).
Menurut dia, beberapa pembenahan yang dilakukan meliputi kebersihan, lantai yang kering dan tidak becek, penataan barang dagangan, lorong yang leluasa untuk orang lalu lalang, pengaturan ventilasi dan pencahayaan yang sehat.
"Selain itu sistem keamanan di pasar yang terjamin, jalur evakuasi, pengelolaan sampah yang baik, tempat untuk beristirahat yang bersih dan lain sebagainya," katanya.
Ia mengatakan keberadaan pasar tradisional atau pasar rakyat tidak mungkin ditiadakan karena masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
"Hilangnya pasar rakyat akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi suatu daerah terkait dengan bertambahnya pengangguran, menurunnya daya beli akibat tingkat pendapatan per kapita yang semakin kecil, melemahnya sektor perdagangan informal, terhambatnya arus distribusi bahan pokok, dan lain sebagainya," katanya.
Ia mengatakan di Kabupaten Sleman terdapat 42 pasar dan resto yang dikelola Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman. Berdasarkan komoditas yang diperjualbelikan, pasar di Sleman dibedakan menjadi pasar umum, pasar produk pertanian dan pasar hewan.
"Mayoritas pasar yang ada adalah pasar umum dengan komoditas yang dijual adalah kebutuhan sehari-hari," katanya.
Ia mengatakan seiring dengan dinamika dan perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat, pada saat ini pengembangan sejumlah pasar rakyat juga dilakukan melalui digitalisasi dan daring (online).
"Masyarakat dapat memesan barang kepada pedagang di beberapa pasar secara daring, baik melalui Whats App (WA), maupun aplikasi Go-Shop [Gojek] dan Grab Asistant [Grab]. Untuk pembayarannyapun juga dapat dilakukan secara nontunai [E-Money]," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.