Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X Berbicara soal penyakit yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2. /Ist-Youtube Humas Jogja
Harianjoja.com, JOGJA--Pertumbuhan ekonomi dan penyerapan anggaran hasil refokusing untuk penanganan Covid-19 kabupaten dan kota di DIY dinilai belum maksimal. Pemerintah Daerah (Pemda) DIY berharap penyerapan anggaran bisa lebih dari 95%.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, menjelaskan pihaknya telah rapat dan melihat bagaimana realisasi anggaran di setiap kabupaten dan kota. “Dari pemeriksaan terlihat mana yang sudah dan belum terealisasi. Untuk yang belum diharapkan segera direalisasikan,” ujarnya, Kamis (9/7/2020).
Pada masa pendemi Covid-19, kabupaten dan kota telah merancang program masing-masing untuk focus pada tiga hal, yakni kesehatan, bantuan sosial dan pemulihan ekonomi. Dari ketiga sektor ini, ia minta agar semuanya segera terealisasi dengan target di atas 95%.
Terget ini kata dia, mengingat kondisi pandemic covid-19 yang tidak memungkinkannya ada investor hingga setidaknya akhir tahun 2020. Dengan kondisi ini, pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sangat tergantung pada APBD.
Jika masyarakat tidak melakukan pembelanjaan, pertumbuhan ekonomi bisa minus. Ia berharap pertumbuhan tetap plus meski rendah. “Semua harus dibangkitkan sektor-sektornya. Kalau sector pariwisata perlu hati-hati, jangan sekaligus, harus bertahap dan dengan protokol kesehatan,” katanya.
Terkait dengan pembuatan APBD perubahan maupun APBD 2021, ia meminta harus tetap ada korelasi antara kondisi pandemi dengan pertumbuhan ekonomi, pemulihan kesehatan dan program-program lain untuk mendorong PDRB masing-masing daerah.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, kadarmanta Baskara Aji, menuturkan sampai dengan triwulan kedua 2020 pertumbuhan ekonomi DIY minus. Kendati demikian ia optimis pertumbuhan ekonomi kedepan akan lebih baik karena berbagai sector ekonomi kembali dibuka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Selandia Baru umumkan skuad Piala Dunia 2026 hasil seleksi 3 tahun. Kombinasi pemain senior dan muda siap beri kejutan.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Lonjakan penumpang kereta saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus capai 778 ribu tiket. Jogja jadi tujuan favorit masyarakat.
Polisi gerebek rumah di Bantul yang diduga jual miras oplosan. Lima botol disita, operasi terus digencarkan tekan peredaran ilegal.
Ilmuwan China berhasil kloning 6 kambing perah super dengan produksi susu tinggi. Terobosan ini percepat pembiakan dan dukung ketahanan pangan.