30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Kepala Disdikpora Bantul, Isdarmoko, menunjukan buku-buku karya siswa SMPN 1 Bantul yang dihasilkan selama masa pandemi Covid-19, Selasa (14/7/2020). /Harian Jogja-Ujang Hasanudin.
Harianjogja.com, BANTUL--Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Bantul telah menerbitkan sebanyak 10 buku selama tiga bulan terakhir atau selama pandemi Coronavirus Disease (Covid-19). Buku-buku tersebut merupakan kumpulan tugas siswa kelas VII selama belajar dari rumah (BDR).
Buku tersebut diluncurkan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Idarmoko, secara daring bersamaan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa (14/7/2020).
"Kesepuluh buku itu merupakan kumpulan cerita karya siswa kelas VII," kata Guru Bahasa Indonesia SMPN 1 Bantul, Indri Astuti, Selasa (14/7/2020).
BACA JUGA : Siswa SMAN 1 Jogja Terbitkan Buku Antologi Esai
Indri mengatakan 10 buku kumpulan cerita itu awalnya merupakan tugas Bahasa Indonesia yang diampu dirinya bersama Wulan Rahmawati. Selama belajar di rumah karena pandemi, siswa mendapat penugasan kemudian dinilai. Seiring banyaknya cerita pendek yang dikumpulkan siswa dan sebagian menarik untuk dibaca, maka ia berinisiatif membukukan karya siswa tersebut.
Ada 300 cerita pendek atau cerpen sesuai jumlah siswa. Cerpen tersebut kemudian ia pilah-pilah dan menjadi 10 buku sesuai tema cerpen yang ditulis siswa.
"Jadi awalnya karena sayang aja kalau cuma dikumpulkan dan dinilai kemudian dikembalikan lagi kepada siswa. Makanya kami edit dan jadikan buku," ujar Indri.
"Ini sebenarnya tugas siswa dengan tema menulis cerita fantasi," ucap dia.
BACA JUGA : Kemendikbud Terbitkan 6 Rekomendasi karena Siswa Masih
Indri tak menduga setelah 10 buku dicetak mendapat apresiasi dari sejumlah pihak. Bahkan orang tua siswa ikut bangga dan menyarankan untuk diperbanyak. Dalam waktu kurang dari sepekan 10 buku tersebut sudah dicetak ulang dengan total 1.100 eksemplar.
Kepala SMPN 1 Bantul, Tri Kartika Rina mengataka 10 buku karya siswa kelas VII tersebut menunjukan siswanya mengalami kemajuan yang menggembirakan. Ia berharap karya itu merupakan karya pertama sebagai pemicu untuk menghasilkan karya lainnya di kemudian hari.
Sementata itu Kepala Disdikpora Bantul, Isdarmoko mengatakan 10 buku cerpen karya siswa SMPN 1 Bantul menunjukan kultur belajar yang luar biasa meski di masa pandemi Covid-19 ini. Ia menilai karya tersebut karya nyata pendidikan karakter dan literasi yang perlu dibudayakan di semua sekolah.
"Semoga ini menjadi motivasi pelajar baru untuk mencontoh dan meneladani. Dan siswa lain harapannya tetap kreatif produktif," kata Isdarmoko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.