Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Sri Sultan HB X/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Masa Tanggap Darurat Covid-19 di DIY akan berakhir 10 hari ke depan pada 31 Juli. Pemda DIY kemungkinan akan memperpanjang masa tanggap darurat atau menerapkan masa transisi sebelum status tersebut dicabut.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, mengatakan masa tanggap darurat masih perlu diperpanjang. Ia khawatir jika tanggap darurat diakhiri, penanganan kesehatan akan terlalu lama karena harus menggunakan mekanisme lelang.
BACA JUGA: Kasus Positif Covid-19 di Sewon Bantul Melonjak Drastis, Tambah 8 Pasien dalam Satu Hari
“Selama masih ada yang kena Corona di rumah sakit, tanggap darurat akan saya berlakukan. Tidak mungkin beli alat rapid test dan PCR harus lelang. Masak masih ada yang sakit harus saya obati nanti dulu? Nunggu lelang dulu?” kata dia, Selasa (21/7/2020).
BACA JUGA: Puskesmas di Bantul yang Ditutup karena Covid-19 Terus Bertambah, Kini Sewon II
Sementara, Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan sampai sekarang belum ada pembicaraan mengenai status tanggap darurat. Rapat evaluasi kata dia, akan digelar sepekan sebelum masa tanggap darurat berakhir dengan melibatkan bupati dan wali kota.
Meski demikian, ia memberi isyarat masa tanggap darurat kemungkinan tidak akan langsung dicabut. Pemda DIY menimbang opsi memperpanjang masa tanggap darurat atau memberlakukan masa tanggap darurat transisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Menteri Ekraf menyebut Jogja jadi panutan ekonomi kreatif nasional berkat kekuatan budaya, inovasi, dan SDM unggul.
Muhammadiyah dorong transformasi layanan sosial berbasis komunitas untuk menjawab masalah kesejahteraan yang makin kompleks.
Timnas U19 Indonesia finis peringkat ketiga AFF U19 2026 usai kalahkan Kamboja 1-0. Ini evaluasi dan susunan pemainnya.
UGM memastikan api misterius di Seyegan bukan dari gas alam, melainkan terkait resin PVC yang mudah terbakar.
Kebiasaan mengetik dan main gadget berlebihan bisa picu cedera tangan. Kenali gejala dan cara mencegahnya sejak dini.