Fajar-Fikri Tetap Nomor 2 Dunia, Sabar-Reza Tembus 7 Besar
Fajar/Fikri tetap di peringkat 2 dunia ranking BWF per 25 Agustus 2026. Sabar/Reza juga masuk 10 besar di posisi ketujuh.
Pencarian korban tenggelam di Goa Cemara./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, BANTUL—Pencarian lima wisatawan yang hanyut terseret ombak di Pantai Goa Cemara, Sanden, Bantul, hingga Jumat (7/8/2020) sore belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan satu pun dari lima orang dari satu keluarga besar tersebut.
Kendala yang dihadapi tim SAR tak hanya arah tiupan angin, tetapi juga gelombang tinggi. “Pencarian telah kami mulai dari pukul 05.30 WIB, awalnya menggunakan perahu jungkung, tetapi kami gagal karena ombak tinggi. Siang tadi kami coba gunakan jet ski, bisa menembus beberapa titik, tetapi kami belum berhasil menemukan korban,” kata Komandan SAR Pantai Parangtritis Ali Sutanto, Jumat (7/8/2020).
BACA JUGA: Sultan Ingatkan Wisatawan di Pantai Selatan Lebih Berhati-hati
Menurut Ali, pencarian telah dilakukan sampai jarak 6 kilometer dari lokasi kejadian, baik ke arah timur maupun barat. “Tetapi belum kami temukan,” ungkapnya.
Sementar, Kasubsi Operasi Kantor Basarnas Jogja Asnawi Suroso mengungkapkan, telah menerjunkan tujuh SAR unit untuk melakukan penyisiran.
BACA JUGA: Korban Laka Laut di Bantul Merupakan Satu Keluarga Besar
“Selain itu, petugas juga memaksimalkan pencarian via udara menggunakan paramotor dan drone,” katanya.
Usaha juga dilakukan oleh keluarga korban. KH Azhari ZA, pimpinan Ponpes Assalam Kerisan Banyurejo, Tempel bersama dengan sejumlah santri datang ke lokasi kejadian dan menggelar doa bersama.
“Tadi kami adakan tahlilan dan zikir meminta pertolongan kepada Allah. Harapankami, mereka segera ditemukan dan mentas apa yang dicari. Mohon doa restu semoga lekas bertemu,” katanya.
Tujuh orang terseret ombak Pantai Goa Cemara pada Kamis (6/8/2020) pagi. Dua orang sudah ditemukan meninggal dunia, sedangkan lima lainnya hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fajar/Fikri tetap di peringkat 2 dunia ranking BWF per 25 Agustus 2026. Sabar/Reza juga masuk 10 besar di posisi ketujuh.
Kemenkes mengungkap kualitas udara sejumlah wilayah Indonesia masuk kategori berbahaya akibat karhutla. Palangka Raya mencatat ISPU 573.
Bank Mandiri meminta maaf soal pemblokiran rekening aktivis Pati Supriyono alias Botok. Rekening berisi Rp80,9 juta disepakati dibuka kembali.
7 bidang tanah calon pengganti kas Kalurahan Palihan, Kulonprogo, dicoret karena berada di bawah Sutet. Warga kecewa dan minta evaluasi.
Komisi B DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan Rumah Sakit Hewan, integrated farming, bioflok, dan agrowisata untuk meningkatkan PAD.
Produksi minyak nasional Juli 2026 baru 578.156 bopd dari target 610.000 boepd. ESDM mengungkap sejumlah kendala dan strategi mengejarnya.