Sultan Ingatkan Wisatawan di Pantai Selatan Lebih Berhati-hati

Sejumlah personil Tim SAR melakukan pemantauan untuk mencari wisatawan yang hilang terseret ombak di Pantai Goa Cemara, Kamis (6/8/2020). - Harian Jogja - Jumali.
07 Agustus 2020 15:37 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengingatkan wisatawan baik dari dalam maupun luar Jogja agar berhati-hati saat melakukan aktivitas di bibir pantai selatan. Pesan itu disampaikan menyusul adanya tujuh wisatawan yang terseret arus di Pantai Goa Cemara, Gubernur DIY, Kamis (6/8/2020).

“Saya mohon para wisatawan hati-hati karena hakekatnya tidak boleh mandi di pantai selatan,” ujar Sultan, Jumat (7/8/2020).

Larangan ini bukan tanpa dasar, melainkan karena kondisi palung pantai selatan berbeda dengan pantai utara atau tempat lainnya. Ia juga mengungkapkan keprihatinannya atas insiden tersebut.

BACA JUGA : 7 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara

“Kami pun prihatin dengan kejadian seperti ini,” katanya.

Kepada tim SAR, ia meminta agar lebih bisa mempersempit ruang berenang bagi wisatawan di pantai selatan. Selain itu tim SAR juga harus siaga di bibir pantai untuk bisa mengingatkan jika ada wisatawan yang dalam posisi bahaya.

Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan  pihaknya telah menempatkan tim SAR untuk mengawasi sekaligus membantu mengingatkan orang kalau ada yang dalam posisi bahaya. “Tapi pantai bentangannya luas, bagi kita yang paling penting supaya para tamu selalu mengingat,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta Pemkab untuk membuat papan peringatan lebih banyak agar masyarakat selalu teringat akan potensi bahaya. Peringatan kata dia, kalau perlu bisa dilakukan sejak wisatawan memasuki gerbang TPR.

BACA JUGA : 2 Korban Meninggal di Pantai Gua Cemara Adalah Guru 

“Kalau perlu saat masuk pintu gerbang di TPR sudah kita beri selebaran bahwa di pantai tidak boleh aktivitas di bibir pantai. Perilaku laut selatan beda  dari tempat lain. Kalau sudah surut orang ke tengah, padahal surutnya sementara. Bisa jauh surutnya, begitu datang banyak,” ungkapnya.