Sabet 8 Medali Kejurnas, 5 Atlet Anggar Sleman Siap ke Pentas Asia
Berbekal delapan medali di dua kejurnas anggar yang diadakan PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) 2025, lima atlet Sleman siap menuju ke pentas Asia.
Peserta wisata dalam program Kebangkitan Pariwisata Sehat DIY yang digencarkan DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia, Minggu (9/8/2020).- Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Pada Minggu (9/8/2020) pagi, puluhan orang berkumpul di pelataran parkir bakpia Jogkem yang berlokasi di Jalan Ireda. Mereka mengenakan masker dan menjaga jarak satu sama lain. Ini sesuai dengan protokol kesehatan selama pandemi Covid 19.
Puluhan orang ini berencana untuk piknik ke beberapa lokasi destinasi wisata Gunungkidul, yaitu Ngingrong, Wunung, Pantai Baron, dan Pantai Ratjuk. Ini merupakan program dari Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (DPD Hippi) DIY untuk kembali membangkitkan pariwisata di DIY yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian di DIY.
Salah satunya adalah Agus Susanto. Dia sangat antusias untuk ikut piknik. Di telepon pintarnya sudah terunduh aplikasi Jogja Pass yang diinisiasi Dinas Komunikasi dan Informatika DIY. Dia pun dengan teliti mengisi satu per satu pertanyaan yang ada di Jogja Pass. “Harus jujur mengisinya,” kata Agus, dalam rilis Diskominfo DIY kepada Harian Jogja, Kamis (13/8).
Dengan tidak ada masalah, pria yang berulang tahun pada bulan ini kemudian segera ikut antre untuk cek suhu badan. Bus dengan kapasitas 50 lebih ini hanya diisi setengahnya. Ini membuat Agus semakin tenang untuk berwisata.
Mereka tampak disiplin mengikuti arahan dari panitia. Jaga jarak, cuci tangan, cek suhu tubuh dan menggunakan aplikasi Jogja Pass. Kegiatan wisata ini merupakan bagian dari sosialisasi Kebangkitan Pariwisata Sehat DIY yang digencarkan DPD Hippi. Sebelumnya Hippi juga sudah berpiknik di tempat lain.
“Dilakukan dengan SOP Covid-19 setiap peserta terpantau kesehatannya dan terdaftar di Jogja Pass. Wisata sehat tidak membuat kluster baru justru semakin sehat, dan kembali menggairahkan pariwisata DIY,” papar Ketua DPD Hippi DIY, Sarbini.
Kepala Diskominfo DIY Rony Primanto Hari mengungkapkan acara yang digelar DPD Hippi menunjukkan kesiapan pelaku wisata dengan standar adaptasi kebiasaan baru. Dengan adanya Jogja Pass, bisa untuk menata masyarakat agar jaga jarak fisik.
Saat ini, Jogja Pass sudah diunduh ribuan kali. Diskominfo DIY juga terus melakukan sosialisasi ke hotel, pusat perbelanjaan, tempat wisata dan titik-titik keramaian yang lain. Diskominfo juga terus menggandeng komunitas agar menggunakan aplikasi Jogja Pass.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbekal delapan medali di dua kejurnas anggar yang diadakan PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) 2025, lima atlet Sleman siap menuju ke pentas Asia.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.