Hasto Ajak Delegasi Asia Resapi Gamelan sebagai Harmoni Demokrasi
Suasana berbeda menyambut puluhan delegasi dari berbagai negara yang mengikuti CALD Conference on Democratic Resilience in Southeast and East Asia di Yogyakarta
Ketua DPW Nasdem DIY, Subardi (tengah). /Ist.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Kontestasi politik di Gunungkidul semakin menarik dengan berbagai dinamika bursa pencalonan. Setelah muncul pasangan dari koalisi PDIP dan PAN, kini berbagai dinamika terjadi. Partai NasDem dengan perolehan 9 kursi dipastikan mengusung sendiri kandidatnya.
Sebelumnya pada tanggal 26 Juli lalu, NasDem mengumumkan pengunduran diri Wahyu Purwanto sebagai kandidat yang memiliki elektabilitas tinggi di internal. Adik Ipar Presiden Joko Widodo dan Ketua Dewan Pakar DPW NasDem DIY itu urung mengikuti kontestasi pilkada dan memilih jalan sosial.
BACA JUGA : Subardi Kawal Peternak Lokal Tembus Industri Nasional
Dinamika ini direspon oleh Ketua DPW Nasdem DIY, Subardi. Menurutnya NasDem menyiapkan kejutan, sekalipun kandidat yang akan diusung sudah mengerucut.
"Kandidat yang kami siapkan tidak asing bagi masyarakat Gunungkidul. Nanti pada saat deklarasi, kami umumkan sebagai kejutan. Yang jelas NasDem partai modern dan demokratis. Kami tidak butuh mahar politik," tegas Anggota Komisi VI DPR RI tersebut dalam rilsi yang dikirim kepada Harianjogja.com, Rabu (19/8/2020).
Capaian NasDem di Gunungkidul patut diperhitungkan. Bupati dua periode saat ini, Badingah adalah kader NasDem. NasDem juga memiliki satu wakil ketua DPRD Gunungkidul. Dengan modal sembilan kursi legislatif, NasDem dapat mengusung calonnya tanpa berkoalisi. Namun menurut Subardi peluang berkoalisi dengan parpol lain tetap terbuka.
BACA JUGA : Subardi Desak Integrasi Wisata DIY Digarap Maksimal
"Koalisi akan dibangun berdasarkan visi misi pembangunan bukan kekuasaan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suasana berbeda menyambut puluhan delegasi dari berbagai negara yang mengikuti CALD Conference on Democratic Resilience in Southeast and East Asia di Yogyakarta
Data desil bansos di Kulonprogo kerap berubah. Pendamping PKH menjelaskan mekanisme pemutakhiran data dan proses Musyawarah Kalurahan.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Raperda RTRW Gunungkidul disepakati DPRD dan bupati untuk ditetapkan menjadi perda. Regulasi baru diharapkan mendorong investasi yang taat aturan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 7 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jadwal lengkap Yogyakarta-Palur dan tarif KRL Rp8.000.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap dari pagi hingga malam.