Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Immawan Wahyudi/Twitter @ireyogya
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Partai Nasdem dikabarkan mengusung Immawan Wahyudi dan Martanty Soenar Dewi sebagai calon bupati dan wakil bupati Gunungkidul dalam Pilkada 2020.
Kabar itu menyeruak setelah gambar berisi salinan surat keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem tentang pengusungan cabup dan cawabup Gunungkidul tersebar di dunia maya, Rabu (19/8/2020) malam. Di dalam SK disebutkan DPP Nasdem memberikan persetujuan kepada Immawan dan Martanty sebagai pasangan cabup dan cawabup dari Partai Nasdem untuk mengikuti Pilkada Gunungkidul 2020.
BACA JUGA: Long Weekend, 29 Daerah Ini Sebaiknya Dihindari karena Masih Zona Merah Corona
SK bernomor 152-kpts/DPP-NasDem/VIII/2020 itu ditandatangani oleh Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh dan Sekjen Johnny G. Plate tertanggal 18 Agustus 2020. Tembusan SK ini disampaikan kepada Ketua Majelis Tinggi Partai Nasdem, Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu, Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu DIY, Dewan Pimpinan Wilayah Nasdem DIY, DPD Nasdem Gunungkidul, serta Immawan dan Martanty.
Salinan SK ini tersebar di medsos dan grup-grup WhatsApp masyarakat Gunungkidul. Namun, Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, Suparjo, mengaku belum mengetahui kabar itu. Ia juga mengaku belum menerima SK tentang pencalonan cabup dan cawabup Gunungkidul yang diusung partainya. "Saya belum menerima itu, jadinya belum tahu," ucapnya melalui pesan singkat, Rabu malam.
Kendati begitu, Suparjo menyatakan tidak mempermasalahkan keputusan DPP.
BACA JUGA: Butet Kartaredjasa: Ada Berkah di Balik Pandemi Covid-19
Sementara itu, Immawan Wahyudi, saat dihubungi melalui pesan singkat terkait pengusung dirinya sebagai Cabup Gunungkidul dari Partai Nasdem memilih irit bicara. "Insallah," tulisnya.
Immawan merupakan kader sekaligus pengurus PAN. Namun Wakil Bupati Gunungkidul periode 2015-2020 ini tidak diusung PAN untuk maju dalam pilkada di Bumi Handayani. Partai besutan Amien Rais ini lebih memilih Rektor UNY, Sutrisna Wibawa, sebagai cabup dan Mahmud Ardi Widanta selaku cawabup. Pasangan tersebut telah mendapat dukungan dari PAN, Demokrat, PKS dan Gerinda.
BACA JUGA: BOB Gelar Lomba Desain Logo Berhadiah Puluhan Juta Rupiah
Adapun Martanty sebelumnya sempat menjadi kandidat bakal cawabup dari Partai Golkar karena Martanty adalah warga Kapanewon Ponjong, Gunungkidul dan tercatat sebagai kader Golkar yang aktif di pengurusan DPD Jawa Timur. Belakangan ia dicoret dari bursa calon karena dinilai belum memiliki kiprah yang mentereng di mata masyarakat.
"Selama pandemi Corona seharusnya dijadikan modal mengenalkan diri ke masyarakat, tapi faktanya tak juga digunakan untuk turun ke masyarakat. Komunikasi kami juga kurang lancar, sehingga diputuskan mencari figur baru untuk cawabup," ujar Sekretaris DPD Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho, Juli 2020 lalu.
Sementara ini, Golkar bersama PKB selaku partai koalisi mengusung Mayor Sunaryanto, berpasangan dengan pegawai di lingkup Kementerian Pertanian asal Kapanewon Ponjong, Heri Susanto, sebagai cabup dan cawabup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.
James Cameron ungkap rencana Avatar 4 dan 5 dengan teknologi baru agar produksi lebih cepat dan biaya lebih efisien.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.
Sapi Mbah Iran milik peternak Bantul terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo dengan harga Rp90 juta.