WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 25 penambahan kasus positif pada Jumat (21/8/2020). Sleman mendominasi penambahan ini sebanyak 18 kasus. Sementara sebanyak 28 kasus dinyatakan sembuh dan satu kasus dilaporkan meninggal.
Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus meliputi Kasus 1.144, laki-laki 52 tahun, Sleman; Kasus 1.145, laki-laki 48 tahun, Bantul; Kasus 1.146, perempuan 58 tahun, Bantul; Kasus 1.147, laki-laki 35 tahun, Sleman; Kasus 1.148, laki-laki 62 tahun, Sleman; Kasus 1.149, laki-laki 39 tahun, Sleman;
Kasus 1.150, laki-laki 59 tahun, Sleman; Kasus 1.151, perempuan 28 tahun, Sleman; Kasus 1.152, perempuan 21 tahun, Sleman; Kasus 1.153, laki-laki 28 tahun, Sleman; Kasus 1.154, laki-laki 31 tahun, Sleman; Kasus 1.155, laki-laki 53 tahun, Kota Jogja ;Kasus 1.156, laki-laki 54 tahun, Bantul; Kasus 1.157, laki-laki 52 tahun, Sleman; Kasus 1.158, perempuan, Kota Jogja;
Kasus 1.159, perempuan 48 tahun, SLeman; Kasus 1.160, perempuan 29 tahun, Bantul; Kasus 1.161, laki-laki 71 tahun, Sleman; Kasus 1.162, perempuan 20 tahun, Sleman; Kasus 1.163, laki-laki 39 tahun, Sleman; Kasus 1.164, laki-laki 12 tahun, Sleman; Kasus 1.165, perempuan 32 tahun, Sleman; Kasus 1.166, laki-laki 26 tahun, jawa Tengah; Kasus 1.167, perempuan 40 tahun, Sleman; Kasus 1.168, laki-laki 57 tahun, Sleman.
Riwayat setiap kasus meliputi Kasus 1.144 dalam penelusuran, Kasus 1.145 dan 1.146 hasil skrining karyawan Kesehatan, Kasus 1.147 pelaku perjalanan Balikpapan, Kasus 1.148 pelaku perjalanan Kudus, Kasus 1.149 pelaku perjalanan Gorontalo, Kasus 1.150 hasil tracing Kasus 1.026, Kasus 1.151-1.154 hasil skrining karyawan Kesehatan, Kasus 1.155 dalam penelusuran, Kasus 1.156 hasil tracing kasus positif, Kasus 1.157 hasil skrining masyarakat umum.
Kasus 1.158 hasil tracing Kasus 934, Kasus 1.159 hasil skrining karyawan Kesehatan, Kasus 1.160 dan 1.161 dalam penelusuran, Kasus 1.162 pelaku perjalanan Banyumas, Kasus 1.163 dalam penelusuran, Kasus 1.164-1.165 hasil tracing Kasus 878, Kasus 1.166 pelaku perjalanan Batang, Kasus 1.167 hasil tracing Kasus 912, Kasus 1.168 hasil tracing kasus positif. “Laporan penambahan ini berdasarkan pemeriksaan pada 276 sampel dari 266 orang,” ujarnya.
Kasus 1.155 dilaporkan meninggal dunia tanpa keterangan penyakit komorbid. Kasus sembuh berdasarkan domisilinya meliputi Sleman 25 kasus, Kota Jogja 1 kasus, Kulonprogo 1 kasus dan Gunungkidul 1 kasus. Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 1.163 kasus, dengan 793 kasus telah sembuh dan 32 kasus meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi pantau SPMB 2026 di Semarang, pastikan lancar, tanpa titip-menitip, dan sistem berjalan aman.
Harga Pertamax naik membuat pekerja di Jogja tetap pilih BBM non subsidi meski antre Pertalite makin panjang di SPBU.
Polda Metro Jaya gerebek dua lokasi judi berkedok arena game di Jakbar dan Jakut, amankan 60 orang dan ratusan mesin permainan.
India protes keras AS usai serangan kapal di Teluk Oman yang menewaskan tiga pelaut, memicu ketegangan diplomatik dan regional.
Barantin memperkuat sistem karantina ekspor untuk meningkatkan daya saing komoditas Indonesia dan memperluas akses pasar internasional.