Kurangi Emisi Lintas Laju Urban, KAI Commuter Raih Penghargaan di JBBA
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kebudayaan Bantul mengklaim serapan dana keistimewaan tahap pertama untuk berbagai kegiatan yang menyangkut seni dan budaya sudah mencapai di angka 98%. Capaian tersebut melebihi target maksimal 80%.
“Aturannya capaian 80 persen tahap pertama baru bisa mengajukan danais tahap kedua. Tapi kami tahap pertama sudah sampai 98 persen,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Nugroho Eko Setyanto, saat ditemui di Parasamya, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bantul, Selasa (25/8/2020).
Nugroho mengatakan serapan danais tinggi di tahap pertama pada Januari-Maret karena sebagian besar kegiatan dilakukan sebelum adanya pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 atau sudah terjadi tapi belum banyak yang tertular di Bantul.
Saat pandemi ini, hampir semua kegiatan terhenti. Bahkan, kata dia, danaias tahap kedua yang seharusnya diajukan Maret lalu baru mau diajukan akhir Agustus ini.
Alokasi danais tahap pertama dinas kebudayaan sebesar Rp1,8 miliar atau 10% dari total jatah danais untuk Dinas Kebudayaan Bantul Rp18 miliar selama satu tahun ini. Selain terlambat pengajuan tahap kedua pencairan, danais Dinas Kebudayaan Bantul juga terkena pemangkasan Rp6 miliar untuk penanganan Covid-19, sehingga total alokasi danais untuk Dinas Kebudayaan Bantul menjadi Rp12 miliar yang dicairkan dalam empat tahap.
Guna menghindari serapan anggaran minim di tahap II dan selanjutnya akibat pandemi, jawatannya akan mengupayakan agar kegiatan seni dan budaya tetap berjalan, namun dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Sebab, pandemi ini hampir semua kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa vakum, “Seperti jatilan, pentas ketoprak, dan upacara adat,” kata dia.
Kendati demikian, ia melihat kegiatan seni dan budaya di masyarakat sudah mulai dilakukan meski dengan dana swadaya. Dinas Kebudayaan Bantul belum berani mengabulkan permohonan proposal pendanaan kegiatan seni dan budaya yang mengumpulkan massa, “Kalau ada jaminan bisa menjalankan protokol kesehatan mungkin nanti setelah [anggaran danais tahap II diketok] akan kami fasilitasi kembali,” kata Nugroho.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Cara edit foto 80-an di ChatGPT dengan fitur 80s Flashback. Simak langkah, prompt kustom, dan tips agar hasil foto retro lebih menarik.
Bantuan pangan pemerintah meringankan beban keluarga Hayati Sahempa, warga miskin di Bailang, Manado, yang hidup dengan dapur beralas tanah.
Isu Ducati dijual Volkswagen kembali muncul di tengah restrukturisasi. Nilai Ducati diperkirakan Rp23,75 triliun. CEO Audi sebut belum ada keputusan. Simak sele
Prabowo mendorong kesiapsiagaan bencana karena Indonesia berada di Ring of Fire dan meminta anggaran mitigasi ditambah signifikan.
PAD wisata Gunungkidul sudah lebih dari Rp50 miliar. DPRD mendorong target retribusi wisata 2026 dinaikkan menjadi Rp60 miliar.