PTN yang Masih Buka Seleksi Mandiri Mahasiswa Baru hingga Akhir Juli
Belum lolos SNBP dan SNBT 2026? Sembilan PTN masih membuka jalur mandiri hingga akhir Juli dengan berbagai skema seleksi.
Ilustrasi spanduk larangan berkunjung terpasang di muka jalan masuk Desa Wisata Tembi, Dusun Tembi, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Minggu (29/3/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul mencatat baru ada satu desa wisata di wilayahnya yang telah mengajukan diri untuk membuka dan menerima kunjungan wisatawan. Satu desa tersebut adalah Desa Wisata Manding.
“Kalau lembaga desa wisata sendiri, yang mengajukan baru Desa Wisata Manding,” kata Sekretaris Dispar Bantul Annihayah, Kamis (27/8/2020).
Menurut dia, banyaknya desa wisata di bawah Dispar Bantul yang memilih untuk belum mengajukan diri untuk dibuka dan menerima tamu lebih kepada kesiapan menerapkan adaptasi kebiasaan baru di era pandemi Covid-19.
BACA JUGA : Siapkan Standar Pariwisata Baru, Pemkab Sleman Bersinergi
Meski dinas telah memberikan bantuan berupa wastafel kepada 34 desa wisata di Bantul, namun tidak semuanya langsung membuka dan menerima kunjungan wisata.
Alasannya, beberapa desa wisata tersebut, seperti Kasongan, Krebet dan Wukirsari lebih banyak dimanfaatkan sebagai showroom dan melayani pembelian. Meskipun, sampai kini belum melayani tamu dengan paket kunjungan menginap.
“Kami sendiri tidak bisa berbuat apa-apa. Karena ini terkait kesiapan mereka,” lanjut Annihayah.
Meski demikian, dia mengungkapkan saat ini ada 27 tempat wisata yang di Bantul yang telah mengajukan diri untuk menerima kunjungan wisatawan. Dari 27 tempat wisata tersebut, 25 di antaranya sudah mendapatkan rekomendasi untuk menerima wisatawan.
“Dari jumlah tersebut, ada 8 arena bermain, 7 hotel, 6 restoran dan 4 destinasi wisata yang sudah kami berikan rekomendasi,” terang Annihayah.
BACA JUGA : Masyarakat Butuh Hiburan karena Jenuh, Desa Wisata Harus
Sementara Ketua Koperasi Noto Wono Mangunan, Purwo Harsono yang juga sebagai penggagas wisata di Desa Mangunan Dlingo, Bantul menyatakan, sampai saat ini belum menerima kunjungan wisatawan.
Alasannya, pihaknya harus berkomunikasi dengan anggotanya terkait dengan pembukaan desa wisata di tempat tersebut.
“Saat ini masih finalisasi. Ada yang meminta segera buka, ada yang memilih berhati-hati. Kami nantinya akan bicarakan lagi, bagaimana enaknya. Sebab, ini juga menyangkut penerapan protokol kesehatan juga nantinya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Belum lolos SNBP dan SNBT 2026? Sembilan PTN masih membuka jalur mandiri hingga akhir Juli dengan berbagai skema seleksi.
Vietnam naik kelas jadi negara berpendapatan menengah atas versi Bank Dunia. ASEAN kini punya 5 anggota upper-middle income. Simak daftar lengkap dan dampaknya!
Bocah 8 tahun terseret ombak di Pantai Goa Cemara Bantul, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian hingga Minggu sore.
Koperasi Desa Merah Putih di DIY mulai memetakan kebutuhan bahan baku MBG bersama SPPG untuk memperkuat pasokan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
5 operasi tak ditanggung BPJS Kesehatan 2026: kecelakaan, kosmetik, luar negeri, dan lainnya. Simak 19 operasi yang dijamin dan syarat klaimnya.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 18 SMP swasta yang tidak mendapatkan murid dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026-2027.