Masyarakat Butuh Hiburan karena Jenuh, Desa Wisata Harus Terapkan Protokol Kesehatan

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar saat meninjau dibukanya Desa Wisata Puri Mataram Teridadi dengan penerapan protokol kesehatan, Sabtu (11/7/2020). - Istimewa
11 Juli 2020 20:47 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar, mengajak pengelola desa wisata untuk kembali bangkit menyongsong adaptasi kebiasaan baru dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Menurutnya, masyarakat sudah jenuh karena terlalu lama di rumah dan butuh suasana baru. Ini perlu ditangkap oleh pengelola desa wisata dan diresposn dengan menggunakan pendekatan protokol kesehatan.

"Kemarin saya berkunjung ke tempat wisata di Sleman. Desa wisata perlu fokus menyongsong reborn," kata Halim kepada awak media di UNY, Sabtu (11/7/2020).

BACA JUGA: Gara-Gara Corona, Kampus Swasta Terkendala Promosi untuk Gaet Mahasiswa Baru

Sebelumnya, ia mengunjungi destinasi wisata Puri Mataram di Desa Tridadi, Kecamatan Sleman yang dikelola oleh BUMDes Tridadi.

Halim mengatakan Kementerian Desa PDTT tengah mengeluarkan protokol desa wisata pada era normal baru. Ia meminta pengelola desa wisata perlu segera berbenah untuk kembali menyambut wisatawan dengan penerapan protokol kesehatan.

"Intinya ada tiga, yaitu jaga jarak, jaga kebersihan dengan cuci tangan di air mengalir dengan sabun, dan pakai masker. Desa wisata kembali dikelola seperti itu, dengan tatanan baru, suasana baru,” ujar dia.