Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Keistimewaan DIY./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL--Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Bantul berharap pengelolaan dana keistimewaan (danais) sampai tingkat desa segera terealisasi. Sebab payung hukumnya juga sudah jelas ada, mulai dari Peraturan Gubernur hingga Peraturan Daerah (Perda) tingkat kabupaten.
Sekretaris Apdesi Bantul, Marhadi Badrun mengatakan sampai saat ini belum ada desa di Bantul yang mengelola danais. Padahal perda perubahan nomenklatur dari desa menjadi kelurahan sudah jadi. Pihaknya juga belum menerima sosialisasi detail soal pengelolaan danais tingkat desa.
BACA JUGA : SEWINDU KEISTIMEWAAN: Ratusan Miliar Danais di
"Dulu ada imbauan agar desa segera bisa mengakses danais tapi sampai sekarang belum terealisasi," kata Badrun, Sabtu (29/8/2020).
Ia tidak mengetahui alasan belum terealisasinya pengelolaan danais tingkat desa di Bantul. Namun pria yang menjabat sebagai Kepala Desa Seloharjo, Pundong ini mengatakan jika desa dapat mengelola danais bakal banyak dampaknya. Bukan hanya kesenian tapi juga untuk pembangunan dan pengentasan kemiskinan,
"Harapannya akses desa ke danais segera terealisasi," kata dia.
Kendati demikian pihaknya juga minta ada bimbingan dalam pengelolaan danais oleh pemdes. Sebab diakuinya masih banyak pemdes yang belum memahami pengelolaan sampai pada laporan pemanfaatan danais tingkat desa.
BACA JUGA : SEWINDU UUK: Warga Jogja Perlu Tahu, Ini 6 Fakta terkait
Badrun mengatakan sejauh ini akses danais masih dilakukan kelompok masyarakat dengan pengajuan proposal ke Pemkab melalui dinas terkait. Ia mencontohkan kelompok kesenian di desanya sudah mengajukan pengadaan gamelan berikut seragamnya sejak tahun lalu, namun belum terealisasi. Yang sudah terealisasi baru pembangunan joglo dan gamela di kantor desa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Penyidik Satreskrim Polres Bantul menetapkan seorang pria berinisial W, 44, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan.
Pemerintah mendukung transisi telur bebas sangkar, tetapi kesiapan pasokan, harga, distribusi, dan kesadaran konsumen masih menjadi tantangan.
Reza Rahadian mengungkap tiga adegan favorit di film Laut Bercerita, mulai dari penjara hingga tantangan syuting di kedalaman laut.
Pemkot Jogja menganggarkan Rp8 miliar untuk sanitasi permukiman, dengan target layanan aman bagi sekitar 600 KK setiap tahun.
DPW PKB DIY memperingati Hari Santri Nasional 2026 melalui fun mini soccer yang diikuti enam tim untuk mempererat kebersamaan santri dan anak muda.