Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Bertambahnya kasus Covid-19 di Kota Jogja membuat kemampuan kapasitas ruang isolasi rumah sakit rujukan Covid-19 dipertanyakan. Pasalnya, penyebaran kasus di sejumlah tempat usaha dan dalam lingkungan keluarga telah ditemukan akhir-akhir ini di Jogja.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi menyebutkan pihaknya tengah menyiapkan shelter. Belum diterangkan Emma lebih rinci, apakah shelter kedepannya akan digunakan pasien Covid-19 bergejala atau untuk pasien tanpa gejala.
Saat dihubungi melalui pesan singkat Whatsapp, Emma belum memberitahukan berapa jumlah ruang isolasi yang dimiliki rumah sakit rujukan Covid-19 Kota Jogja maupun jumlah ruang isolasi yang terisi. "Ini baru disipakan shelternya," terangnya. Pihaknya mengatakan bahwa informasi lebih lanjut akan disampaikan Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Heroe Poerwadi.
Sementara itu, Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti menyampaikan bahwa Jogja dihadapkan pada beberapa fenomena atau beberapa kejadian adanya klaster baru dalam satu keluarga, klaster baru soto Lamongan, dan klaster pedagang kelontong. "Ini kita waspadai, kita ini belum bebas, kalau dikatakan sampai kapan, kita enggak usah mikir sampai kapan," ungkapnya.
Bukan sampai kapan Covid-19 akan berlangsung, justru yang menjadi sorotan Haryadi adalah bagaimana masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dan menjaga interaksi. "Tapi bagaimana kita sekarang ini seluruh seluruh masyarakat menjaga interaksi kita itu Interaksi yang aman, interaksi-interaksi tadi menggunakan masker, jaga jarak, kemudian cuci tangan pakai sabun dan seterusnya," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor