PMI Gunungkidul Siapkan Donor Darah Mobile Jaga Ketersediaan Stok
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – KPU Gunungkidul memastikan setelah proses pendaftaran, bakal pasangan calon akan menjalani pemeriksaan kesehatan. Rencananya tes ini dilaksanakan mulai 9-10 September besok di RSUP Sardjito.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, jadwal tahapan dalam pencalonan sudah ditetapkan. Setelah proses pendaftaran, maka bapaslon diwajibkan mengikuti pemeriksaan kesehatan.
Menurut dia, pemeriksanan kesehatan di pilkada tahun ini berbeda dengan penyelenggaraan di 2015 lalu. Berdasarkan dalam aturan PKPU tentang Pencalonan, tes kesehatan hanya bisa dilakukan di rumah sakit bertipe A. Di wilayah DIY hanya ada dua, yakni RSUP Sardjito dan RS Grhasia. Adapun kesepakatan bersama dengan KPU DIY, maka tes kesehatan akan dilaksanakan di RSUP Sardjito.
“Kalau dulu [pilkada 2015] bisa dilakukan rumah sakit daerah di kabupaten, tapi sekarang tidak bisa karena pemeriksaan harus dilaksanakan di rumah sakit bertipe A dan di Gunungkidul tidak ada,” katanya, Minggu (6/9/2020).
Baca Juga: Disnakertrans DIY Akui Subsidi Gaji Tak Selesaikan Masalah, tapi Bisa Angkat Kesejahteraan
Untuk pemeriksaan kesehatan bagi bapaslon dari Gunungkidul dilaksanakan 9-10 September. Meski demikian, ada syarat yang harus dipenuhi bagi bapaslon yang akan mengikuti tes ini. Pasalnya, KPU menetapkan bila bapaslon harus bisa menyerahkan hasil swab Covid-19 negatif.
Hani menuturkan, apabila bapaslon belum melampirkan hasil tes swab, maka belum bisa diberikan berkas untuk pemeriksaan kesehatan. “Tes swab jadi syarat yang harus dipenuhi. Untuk saat ini, pasangan Immawa Wahyudi-Martanty Soenar Dewi belum menyerahkan karena hasilnya belum keluar. Nanti, setelah keluar dan hasilnya negatif, maka berkas akan kami serahkan untuk pemeriksaan,” katanya.
Baca Juga: Diterjang Ombak, Perahu Nelayan di Kulonprogo Terbalik
Bakal Calon Bupati Bambang Wisnu Handoyo mengatakan, ia bersama pasangannya Benyamin Sudarmadi sudah melakukan tes swab dan hasilnya negatif. Menurut dia, hasil tes tersebut juga sudah diserahkan ke KPU Gunungkidul sebagai salah satu syarat dalam pendaftaran.
Menurut dia, hasil tes swab ini akan dijadikan surat pengantar pada saat proses tes kesehatan di RSUP Sardjito pada 9-10 September mendatang. “Kami akan persiapkan fisik untuk cek. Salah satunya untuk lari menggunakan treadmill,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggandeng BRI BO Wates mengedukasi warga Giripeni, Kulonprogo, agar memanfaatkan KUR dan KPP serta menghindari pinjol ilegal.
Gempa magnitudo 4,2 mengguncang laut selatan Malang. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Danantara hanya sebagai undangan dalam rapat KSSK dan tidak memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan.