Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Bupati Kulonprogo, Sutedjo memukul gong sebagai tanda pembukaan pentas seni religi di TBK, Pengasih, Senin (7/9/2020). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara.
Harianjogja.com, KULONPROGO--Puluhan seniman musik religi di Kulonprogo unjuk gigi dalam pentas seni religi yang digelar Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) setempat dalam rangka menyambut hari jadi Kulonprogo ke-69.
Pentas seni yang akan diadakan sebagai pengganti tradisi Nyadran Agung yang pada tahun ini terpaksa ditiadakan karena pandemi Covid-19 itu digelar selama hampir sebulan terhitung sejak 7-29 September. Kegiatan ini diikuti oleh kelompok seniman musik religi lintas agama yang merupakan perwakilan dari 87 kalurahan dan satu kelurahan di Kulonprogo.
BACA JUGA : Catat! Warga Kulonprogo Diimbau Tak Gelar Lomba
Peserta secara bergantian tampil di beberapa lokasi pentas di antaranya Taman Budaya Kulonprogo (TBK) dan Wisma Dharmais, Kapanewon Pengasih. Penampilan peserta juga bisa disaksikan di channel YouTube Disbud Kulonprogo.
"Karena pandemi Covid-19, kita batasi jumlah penontonnya, sehingga bagi masyarakat yang tidak bisa kesini bisa nonton yang kami siarkan secara live streaming," kata Kepala Disbud Kulonprogo, Niken Probo Laras, saat ditemui seusai pembukaan parade seni religi di TBK, Pengasih, Senin (7/9/2020).
Niken mengatakan tujuan utama penyelengaraan pentas ini adalah untuk mempromosikan potensi seni musik religi di Kulonprogo. Sebagian besar kalurahan dan kelurahan di kabupaten ini memiliki kelompok musik religi sendiri, tapi belum terlalu dikenal masyarakat. Oleh karena itu melalui event ini, pihaknya berharap masyarakat bisa mengenal salah satu potensi milik Kulonprogo itu.
BACA JUGA : Pemkab Kulonprogo Tak Gelar Tirakatan hingga Pawai 17
Bupati Kulonprogo, Sutedjo mengapresiasi kegiatan ini. Sebab melalui seni budaya ini juga dapat dijadikan media edukasi dan penyampaian informasi yang positif sesuai dengan perkembangan zaman yang ada.
"Kami ketahui bersama bahwa media penyampaian sebuah pesan atau nasehat yang efektif, salah satunya adalah melalui musik, karena sangat mudah diterima dan akrab dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.