Suahasil Gantikan Purbaya, Ekonom UAJY Soroti Fiskal Daerah
Ekonom UAJY Y. Sri Susilo menilai Suahasil Nazara punya PR berat, terutama pengelolaan fiskal daerah setelah menggantikan Purbaya.
Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi menunjukan beras dan nasi yang dimasak dalam uji tanak pada Rabu (9/9/2020). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA - Pemkot Jogja bersama Dinas Sosial Kota Jogja dan Bulog melakukan uji tanak terhadap beras bantuan sosial yang rencananya akan dibagikan kepada peserta Program Keluarga Harapan (PKH). Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi bahkan secara langsung mencicipi nasi dari beras yang akan dibagikan.
Heroe menerangkan bahwa uji tanak ini dilakukan untuk mengetahui apakah beras bansos ketika dimasak itu layak atau tidak. Oleh karena itu, Heroe melakukan uji tanak untuk memastikan bahwa berarti itu layak.
Baca juga: Sosok Badingah: Sabar dan Bekerja dengan Ikhlas Menjadi Kunci
"Bahwa kita bersama teman-teman Bulog mencoba menyajikan beras yang kualitasnya baik dan kami di sini untuk menguji itu, untuk menunjukkan bahwa ini layak untuk di makan dan tidak ada masalah untuk di makan," terang Heroe pada Rabu (9/9/2020).
Disebutkan Heroe, nantinya beras yang telah diuji aman didistribusikan bagi 11.919 penerima. Dia menjelaskan bahwa pada pengiriman pertama ini masing-masing keluarga 30 kg beras, dan 15 kg nanti pada Oktober. "Ini mengawali memberikan bantuan kepada mereka dalam bentuk beras, harapan kita memang ini beras medium dan premium, kalau premium itu sama-sama jenis berasnya, cuma premium yang pecah lebih sedikit ketimbang medium," tambahnya.
Menurutnya, inilah alasan perlunya melakukan uji tanak untuk menunjukkan keseriusan Bulog dan Pemkot Jogja untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat terhadap beras yang akan diberikan. "Semoga sampai kepada masyarakat yang membutuhkan," tandasnya.
Baca juga: Mulai Besok Pelanggar Protokol Kesehatan di Sleman Didenda Rp100.000
Kepala Dinas Sosial, Agus Sudrajat menjelaskan bahwa dalam distribusinya Kemensos telah menggandeng transporter yang akan mengambil beras dari Bulog diteruskan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). "Prinsip dasarnya adalah paling dekat dengan KPM, harapannya nanti bisa langsung diterimakan ke KPM, kalau tidak dikumpulkan di lokasi paling dekat dengan KPM agar mereka tidak rekoso lagi biaya untuk transport," ungkapnya.
Saat ini Agus tengah menanti surat distribusi dari Kementrian Sosial RI untuk melakukannya. Akan tetapi Agus menegaskan bahwa semua barang sudah dibungkus di Bulog sesuai bobotnya. "Sebenarnya akan dibagi tiga tahap, tetapi ini karena lewat dari Agustus, sehingga Agustus-September dijadikan satu dan nanti Oktober sekali 15 Kg," jelasnya.
Pemberian beras kepada KPM ini dijelaskan Agus bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka yakni makan. "Harapan kami bisa dikonsumsi, apalagi Kita pastikan dengan uji tanak, beras ini memenuhi layak dikonsumsi," ujarnya. Dalam uji tanak yang dilakukan Agus mengambil sampel secara random tanpa diarahkan. "Justru yang kita ambil yang kelihatan lama disimpan, saya enggak mau yang baru-baru [jadi sampel] justru yang paling lama disimpan," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonom UAJY Y. Sri Susilo menilai Suahasil Nazara punya PR berat, terutama pengelolaan fiskal daerah setelah menggantikan Purbaya.
DPRD Bantul meminta Pemkab memetakan dampak Kelok 23 dan Tol Jogja-Solo-YIA untuk mengantisipasi perubahan arus serta kepadatan lalu lintas.
iPhone Duo mengusung dua kamera belakang 48MP, fitur Smart Take dan Kid Cue, tetapi tidak memiliki sejumlah kemampuan kamera profesional iPhone 18 Pro.
McLaren menyiapkan investasi 500 juta pound sterling untuk memperluas fasilitas di Inggris, mengembangkan mesin mandiri, dan menyiapkan SUV performa pertama.
Indonesia kalah 0-4 dari Rumania di Piala Davis 2026. Tim Merah Putih harus menjalani play-off Grup II Dunia pada 2027.
Kuota internet cepat habis meski HP jarang dipakai? Kenali penyebabnya, mulai dari pembaruan otomatis hingga aplikasi latar belakang, serta cara menghemat data.