UGM Bekali Petani Wonosari Cara Atasi Hama dan Penyakit Tanaman
UGM melatih petani di Wonosari, Gunungkidul, mengenali dan mengendalikan hama serta penyakit tanaman pangan dan hortikultura.
Talkshow Online yang digelar Harian Jogja dengan tema Belajar memimpin Gunungkidul dari Sosok Badingah, Rabu (9/9/2020). /Harian Jogja-David Kurniawan.
Harianjogja.com, WONOSARI – Bupati Gunungkidul Badingah akan memasuki purna tugas sebagai kepala daerah di akhir Februari 2021. Sepak terjangnya sudah dirintis sejak pilkada 2005 yang lalu. Jerih payah yang dilakukan telah membuahkan hasil karena Kabupaten Gunungkidul bisa sejajar dengan wilayah lainnya di Indonesia.
Dia bercerita, pada saat masuk ke dunia politik di 2005 tidak memiliki background yang mendukung. Hal ini dikarenakan karier lebih banyak sebagai ibu rumah tangga dan pengusaha.
“Memang suami saya sempat menjadi Ketua DPRD Gunungkidul, tapi saat maju [Pilkada 2005] sudah berstatus orang tua tunggal karena suami saya sudah meninggal beberapa tahun sebelumnya,” kata Badingah dalam acara Talkshow Online yang digelar Harian Jogja dengan tema Belajar memimpin Gunungkidul dari Sosok Badingah, Rabu (9/9/2020).
Ia menuturkan, dukungan dari keluarga memberikan arti penting sehingga bisa memberikan peran dalam pembangunan di Bumi Handayani. Badingah pun bersyukur, dengan latar belakang sebagai pengusaha bisa memberikan peran dalam upaya pembangunan.
“Dengan latar belakang pengusaha, maka saya berpikir apa yang bisa dijual dengan cepat dan dampaknya bisa dirasakan masyarakat. Untuk itu, dengan melihat potensi yang ada, maka pariwisata dijadikan kunci dalam pengembangan,” katanya.
Selain itu, kunci didalam pengembangan Gunungkidul tidak hanya mengacu pada potensi. Namun demikian, untuk pengembangan juga memegang prinsip sabar dan ikhlas dalam menjalankan ketugasan sebagai bupati maupun wakil bupati.
“Saya ingin bermanfaat bagi masyarakat. Untuk mendukung itu, saya harus sabar dan bekerja dengan ikhlas dan sekarang sudah terlihat hasilnya,” ungkap Badingah.
Menurut dia, didalam menjalankan pemerintahan juga memberikan kewenangan penuh kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan inovasi dalam upaya peningkatan kinerja. Badingah pun mengakui tidak pernah marah kepada pegawai. Pada saat target tidak tercapai dengan baik, maka akan melakukan komunikasi terkait dengan permasalahan yang dihadapi. “Mereka sudah paham,” katanya.
Ia pun berharap pilkada berjalan dengan aman lancar dan damai. Diharapkan dari kontestasi ini menghasilkan pemimpin yang jujur adil, tidak ada kecurangan dan mendapatkan legitimasi yang kuat dari masyarakat.
“Kalau bukan kita semua yang menciptakan proses politik yang beretika, berdemokratis, bermartabat dan damai, siapa lagi,” ungkapnya.
Pemimpin BPD DIY Cabang Wonosari, Plati Soulistiyanti yang hadir sebagai narasumber mengatakan, kepemimpinan dari Bupati Gunungkidul Badingah patut menjadi teladan. Pasalnya, ia terus bersemangat dan bekerja keras untuk menjalankan segala ketugasan yang dimilikinya.
“Sangat memberikan inspirasi karena tetap gigih dan terus bekerja keras,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM melatih petani di Wonosari, Gunungkidul, mengenali dan mengendalikan hama serta penyakit tanaman pangan dan hortikultura.
Hujan sedang hingga deras memicu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Malang. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa.
BPS mencatat pengeluaran wisman mencapai Rp24,74 juta per kunjungan pada triwulan III/2026, naik 5,95% secara tahunan.
Kunjungan wisata Sleman mencapai 7,1 juta orang hingga September 2026. Dinpar memproyeksikan PAD bisa melampaui target Rp403,5 miliar.
IAGI menggelar PIT ke-55 dan GEOSEA XIX di Jogja pada 2–5 November 2026, membahas sumber daya geologi, mitigasi bencana, dan geoheritage.
BPS mencatat inflasi tahunan 3,23% pada Oktober 2026. Harga bensin, tiket pesawat, dan sejumlah bahan pangan menjadi pendorongnya.