WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 43 penambahan kasus positif pada Sabtu (12/9/2020. Sementara 12 kasus dinyatakan sembuh.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan berdasarkan domisili, penambahan kasus meliputi Kota Jogja 17 kasus, Sleman 15 kasus, Bantul 8 kasus, Kulonprogo 2 kasus dan Gunungkidul 1 kasus.
Berdasarkan riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari skrining karyawan kesehatan 5 kasus, skrining pasien 6 kasus, tracing kasus positif 17 kasus, perjalanan luar daerah 3 kasus dan masih dalam penelusuran 12 kasus.
"Penambahan ini berdasarkan pemeriksaan pada 572 sampel dari 552 orang. Adapun kasus sembuh berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 10 kasus, Bantul dan Kulonprogo masing-masing 1 kasus," ujarnya.
Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 1.787 kasus, dengan 1.325 kasus sembuh. Ketersediaan bed rumah sakit rujukan saat ini masih sisa 27 kritikal dan 139 non kritikal.
Rincian kasus Sabtu (12/9/2020):
1. Kasus 1750 : Perempuan, 36 th, Kota Yogyakarta
(Riwayat : Hasil tracing kontak kasus 1529)
1. Kasus 1751 : Laki laki, 54 th, Kota Yogyakarta
(Riwayat : Hasil tracing kontak kasus 1601)
2. Kasus 1752 : Perempuan, 18 th, Kota Yogyakarta
(Riwayat : Hasil tracing kontak kasus 1611)
3. Kasus 1753 s.d 1758
(Riwayat : 6 kasus hasil skrining pasien)
4. Kasus 1759 : Laki laki, 53 th, Kota Yogyakarta
5. Kasus 1760 : Laki laki, 37 th, Kota Yogyakarta
(Riwayat : 2 kasus hasil tracing kontak kasus 1560)
6. Kasus 1761 : Laki laki, 51 th, Sleman
(Riwayat : Perjalanan dari Tangerang)
7. Kasus 1762 : Laki laki, 55 th, Kota Yogyakarta
(Riwayat : Masih dalam penelusuran)
8. Kasus 1763 : Laki laki, 43 th, Sleman
(Riwayat : Hasil skrining karyawan kesehatan)
9. Kasus 1764 : Laki laki, 11 th, Sleman
(Riwayat : Hasil tracing kontak kasus 1571)
10. Kasus 1765 s.d 1767
(Riwayat : 3 kasus hasil tracing kontak kasus 1575)
11. Kasus 1768 : Perempuan, 21 th, Sleman
(Riwayat : Hasil tracing kontak kasus 1593 )
12. Kasus 1769 : Laki laki, 37 th, Sleman
(Riwayat : Hasil tracing kontak kasus 1745)
13. Kasus 1770 s.d 1773
(Riwayat : 4 kasus masih dalam penelusuran)
14. Kasus 1774 s.d 1776
(Riwayat : 3 kasus hasil skrining karyawan kesehatan)
15. Kasus 1777 s.d 1780
(Riwayat : 4 kasus masih dalam penelusuran)
16. Kasus 1781 : Laki laki, 52 th, Kulon Progo
(Riwayat : Perjalanan dari Cikarang)
17. Kasus 1782 :Laki laki, 54 th, Kulon Progo
(Riwayat : Hasil tracing kontak kasus 1600)
18. Kasus 1783 : Perempuan, 23 th, Kota Yogyakarta
(Riwayat : Hasil skrining karyawan kesehatan)
19. Kasus 1784 : Laki laki, 39 th, Kota Yogyakarta
(Riwayat : Hasil tracing kontak kasus 1674)
20. Kasus 1785 : Laki laki, 39 th, Kota Yogyakarta
(Riwayat : Perjalanan dari Semarang)
21. Kasus 1786 s.d 1788
(Riwayat : 3 kasus masih dalam penelusuran)
22. Kasus 1789 s.d 1792
(Riwayat : 4 kasus hasil tracing kontak kasus 1659)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Dampak kenaikan harga Pertamax memicu antrean panjang dan kelangkaan Pertalite bagi driver ojol di Jogja. Simak keluhan pengemudi soal pendapatan yang tergerus.
Luis Milla resmi pindah ke Como 1907 dengan nilai Rp105 miliar. Simak kisah di balik transfer gelandang Getafe ini dan proyek ambisius Cesc Fàbregas di Serie A.
Pony Park Klaten resmi dibuka 28 Juni 2026. Wisata edukasi satwa interaktif ini menghadirkan lebih dari 80 spesies dan berbagai aktivitas keluarga.
Daftar 10 browser dengan VPN bawaan gratis dan penjelasan perbedaannya dengan VPN mandiri untuk keamanan internet.