Cuaca Ekstrem Pangkas Hasil Tangkapan Nelayan Gunungkidul
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Nasib nahas dialami Doris Setiawan, Kepala Dusun Sumbermulyo, Kepek, Wonosari, Gunungkidul. Niatnya untuk melerai pasangan suami istri (pasutri) yang sedang bertengkar berakhir buruk. Ia malah menjadi korban karena terkena sayatan pisau di bagian pipi dan lenganya pada Selasa (15/9/2020) malam.
“Saya coba melerai, tapi malah diserang menggunakan pisau. Saya berusaha menghindar, tetapi kena di bagian pipi dan lengan,” katanya saat dihubungi wartawan, Rabu (16/9/2020) siang.
BACA JUGA: Empat Anggota DPRD DIY Positif Corona! Gedung Dewan Ditutup
Ia terpaksa mendapatkan tiga jahitan di bagian lengan. “Saya sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Beruntung, kondisi sekarang sudah membaik,” katanya.
Doris bercerita, luka sayatan di bagian lengan dan pipi itu bermula saat dia akan melerai percekcokan rumah tangga MS, 57 dan istrinya Y,54. Setelah mendapatkan laporan warga, ia langsung ke rumah yang bersangkutan untuk coba mendamaikan.
Sayanya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena MS malah naik pitam dan berusaha menyerang menggunakan pisau yang diselipkan di perut. “Dia berusaha menyerang dan saya berusaha menghindar, tapi tetap terkena luka sayatan dari pisau yang dibawanya,” ujar Doris.
BACA JUGA: Desa Wisata Kasongan Masih Tutup, Pesanan Gerabah Meroket
Menurut dia, pertikaian antara suami istri ini sudah sering terjadi. Pelaku juga sempat melakukan kekerasan dalam rumah tangga, tetapi didamaikan pada 15 Januari 2020. Hasil kesepakatan damai itu, MS berjanji tidak melakukan perbuatan kekerasan terhadap istrinya.
“MS adalah pensiunan TNI. Semalam warga juga sempat diancam akan dibunuh semua,” katanya.
Atas kesepakatan antar warga, kasus penyerangan ini dilanjutkan ke ranah hukum. Pelaku juga sudah ditahan di Mapolres Gunungkidul. “Warga resah sehingga meminta diselesaikan secara hukum,” katanya.
Kepala Sub Bagian Humas Polres Gunungkidul, Iptu Enny Nurwidiastuti mengatakan penyidik sedang menangani kekerasan yang dialami oleh Kepala Dusun Sumbermulyo. “Pelaku masih dalam pemeriksaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Rupiah ditutup melemah ke Rp18.009 per dolar AS setelah Perry Warjiyo mundur. Pasar menyoroti sentimen geopolitik dan risiko fiskal.
Polresta Banyumas memeriksa sedikitnya 10 saksi untuk mengusut ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest yang melukai sekitar 83 penonton.
Galaxy Watch Ultra2, smartwatch yang memadukan fitur pendukung aktivitas luar ruang dengan insight kesehatan berbasis AI melalui Samsung Health.
ESDM menyatakan Indonesia masih bertahan dalam survival mode menghadapi gejolak harga minyak dunia akibat konflik geopolitik.
KAI Daop 6 Jogja masih mencatat 14 pelintasan liar hingga Juli 2026. Delapan titik ditutup tahun ini, total 42 perlintasan ditutup sejak 2023.